"Ini yang viral itu ya?" tanya pengendara tersebut.
Setelah beberapa saat memandangi pagar tinggi yang menutupi bangunan, dia lalu pergi.
Warga lain, Santi (bukan nama sebenarnya), mengaku turut terkejut setelah mengetahui gudang yang pernah dia masuki itu ternyata menjadi lokasi penampungan motor hasil tindak pidana.
Menurut dia, ribuan motor di dalam gudang tidak tampak seperti barang curian karena sebagian besar terlihat baru.
"Makanya saya kaget pas diberitainnya curanmor. Yang saya lihat masih pada baru, ada yang dibungkusin juga malah," kata Santi saat ditemui terpisah.
Polisi pun menyebut sebagian besar motor yang ditemukan di gudang tersebut memang dalam kondisi baru.
Meski demikian, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat yang merasa memiliki keterkaitan dengan kendaraan-kendaraan itu untuk segera melapor.
"Pihak dealer, pelaku usaha, lembaga pembiayaan maupun masyarakat yang merasa memiliki keterkaitan dengan kendaraan yang saat ini sedang didalami oleh Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, dapat melaporkan dan membawa dokumen pendukung," imbau Budi dalam konferensi pers di lokasi, (11/5/26).
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR