Bahkan, Riswan kini membeli knalpot brong dengan harga yang lebih mahal dibandingkan sebelumnya.
"Sekarang harganya Rp 1 jutaan, karena selain suara visualisasi knalpotnya juga bikin motor bagus," ucap dia.
Baca Juga: Produsen Knalpot Rumahan di Jabar Diburu Polisi, Pemilik Wajib Setor Data Untuk Ini
Sementara pengguna knalpot brong lain bernama Ibnu (20) mengaku belum pernah ditilang, namun sering kali ditegur warga.
"Rumah juga kan masuknya ke dalam gang. Nah, sedangkan si knalpotnya kan berisik itu kadang ditegur kayak, 'matiin motornya', terus kadang 'woi berisik' kayak gitu," ungkap dia.
Ia juga menyadari bunyi knalpot brong berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Namun, karena banyak orang juga menggunakan dan ingin motornya tampil beda, Ibnu memilih tetap mempertahankan knalpot bising tersebut.
Lambat laun, warga yang tadinya sering memprotes suara knalpotnya lelah sendiri dan tak lagi menegur setiap kali ia lewat.
Salah satu warga di permukiman padat Manggarai, Jakarta Selatan, Titin (56) mengaku sering terganggu dengan suara knalpot brong.
"Suara motor yang knalpotnya berisik tuh ganggu banget pas masuk ke pemukiman padat gini. Sampai di lantai dua rumah saya aja tuh kedengaran, padahal kan tembok semua," kata dia ketika ditemui di lokasi, (27/4/26).
Titin sering kali tidak jadi memejamkan mata setiap kali ada motor berknalpot brong melintas di depan rumahnya yang berada di gang.
Suara knalpot akan terdengar lebih nyaring pada malam hari karena suasana gang tersebut sangat sunyi.
Warga Manggarai, Jakarta Selatan, Joha (47), juga merasa terganggu dengan suara knalpot brong.
"Kan namanya motor dia masuk gang juga ya, kadang suaranya benar-benar ganggu karena berisik banget-banget," ungkap dia.
Selain suara, ia juga sering terganggu dengan asap dari knalpot brong yang disebut kerap menyerupai semprotan nyamuk.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR