GridOto.com - Sosok pemilik Green SM atau sering disebut taksi hijau jadi sorotan usai tragedi KRL Commuter Line dan Argo Bromo Anggrek.
Taksi ini diduga menjadi penyebab awal kecelakaan yang terjadi di perlintasan Bulak Kapał, Bekasi Timur, Jawa Barat pada Senin (27/4/2026).
Pasca kejadian, Green SM Indonesia akhirnya menyampaikan pernyataan resmi terkait dugaan keterlibatan armadanya dalam insiden tabrakan beruntun di perlintasan Bulak Kapal, Bekasi Timur.
Dalam keterangan yang dipublikasikan, Green SM menegaskan pihaknya menaruh perhatian penuh terhadap kejadian di sekitar Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu unit kendaraan taksi listrik dan kereta yang melintas.
“Pada saat kejadian, tidak terdapat penumpang di dalam kendaraan, dan mitra pengemudi dapat keluar dengan selamat sebelum terjadinya tabrakan,” bunyi pernyataan resmi perusahaan, Selasa (28/4/2026).
Selain ngomongin operasional, Green SM diketahui adalah bagian dari Green and Smart Mobility (GSM), perusahaan yang didirikan oleh pengusaha asal Vietnam, Pham Nhật Vượng.
Melansir Tribunnews, Pham Nhật Vượng adalah seorang pengusaha sukses asal Vietnam yang dikenal sebagai pendiri dan pemilik Vingroup, salah satu konglomerat terbesar di Vietnam.
Ia lahir di Hanoi Vietnam pada 5 Agustus 1968.
Pham Nhật Vượng diketahui berkuliah di Universitas Teknologi Kyiv, Ukraina, di mana ia memperoleh gelar di bidang teknik geologi.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR