Laka KA Argo Bromo Vs KRL di Bekasi Renggut 14 Nyawa, Petinggi Taksi Listrik Green SM Dipanggil Kemenhub

Irsyaad W - Selasa, 28 April 2026 | 16:30 WIB

Taksi listrik VinFast VF e34 milik Green SM Indonesia yang sebelumnya tertemper KRL hingga menyebabkan tragedi besar KA Argo Bromo menghantam KRL di stasiun Bekasi Timur, kota Bekasi, (27/4/26)

GridOto.com - Petinggi taksi listrik Green SM Indonesia bakal dipanggil Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait tragedi maut Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek vs Kereta Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, kota Bekasi.

Hal itu karena salah satu taksi listrik VinFast VF e34 milik Green SM terlibat kecelakaan nahas yang terjadi malam hari, (27/4/26) tersebut.

"Tadi saya sudah minta Dirjen Perhubungan Darat untuk bertemu dengan pengelola taksi hijau tersebut (Green SM) untuk melakukan evaluasi. Mudah-mudahan tadi kalo jadi hari ini mestinya," ucap Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi di Stasiun Bekasi Timur, (28/4/26) melansir Kompas.com.

Terkait penyebab kecelakaan, Dudy meminta semua pihak menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Nanti kita tunggu. Tadi kan saya sudah bilang tunggu KNKT," ucapnya.

Menurut Dudy, setiap terjadinya peristiwa kecelakaan transportasi umum, pihaknya akan selalu melakukan evaluasi.

"Ya, sehingga harapannya bahwa kita belajar dari apa yang terjadi dan kita memperbaiki ke depannya," ungkapnya.

Diketahui, Keterkaitan taksi listrik Green SM dengan kecelakaan kereta tersebut dibeberkan salah satu penumpang Commuter Line, Munir, mengatakan peristiwa itu bermula saat KRL yang ia tumpangi dari arah Jakarta menuju Cikarang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

KRL itu berhenti lantaran terdapat Commuter Line dari arah Cikarang menuju Bekasi menabrak taksi listrik yang disebutkan di awal.

Ketika berhenti, melintas dari arah belakang Kereta Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek langsung menghantam KRL yang ditumpangi Munir.

YANG LAINNYA