GridOto.com - Green SM Indonesia secara resmi memperkuat otot finansialnya melalui penandatanganan perjanjian pinjaman investasi jumbo bersama Bank Central Asia (BCA).
Fasilitas pendanaan senilai total Rp600 miliar tersebut memiliki tenor jangka waktu lima tahun yang dirancang untuk memperkokoh kemitraan strategis kedua belah pihak.
Langkah besar ini menjadi sinyal kuat mengenai komitmen bersama dalam memacu pengembangan ekosistem mobilitas perkotaan yang berkelanjutan di tanah air.
Dana segar ini nantinya akan dialokasikan sepenuhnya untuk mendukung kesiapan operasional serta menjaga keberlanjutan layanan Green SM Indonesia di pasar otomotif.
Melalui struktur pendanaan yang stabil, perusahaan penyedia jasa transportasi ini menargetkan pertumbuhan bisnis yang lebih terukur dan konsisten di berbagai wilayah operasional.
Kemitraan ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari kolaborasi harmonis yang telah dirintis sejak peluncuran perdana Green SM di Jakarta pada akhir 2024 silam.
Sejauh ini, BCA dan Green SM Indonesia telah aktif berkolaborasi dalam berbagai program edukasi transportasi ramah lingkungan yang berorientasi pada kepuasan pelanggan.
SVP Corporate Banking BCA, Denny Haryanto, menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari strategi bank dalam mendukung sektor usaha yang visioner.
“Perjanjian ini mencerminkan pendekatan kami dalam mendukung bisnis yang memiliki visi jangka panjang, di mana transportasi berkelanjutan semakin penting bagi pembangunan perkotaan di Indonesia,” ujar Denny Haryanto dikutip dari rilis (03/04).
Di sisi lain, Managing Director Green SM Indonesia, Deny Tjia, memandang kucuran dana ini sebagai bentuk kepercayaan tinggi sektor perbankan terhadap model bisnis mereka.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR