Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Suzuki XL7 Pemprov DKI Tertangkap Basah Ganti Pelat Merah Jadi Putih, Terungkap Tujuan ke Puncak

Irsyaad W - Selasa, 7 April 2026 | 15:30 WIB
Suzuki XL7 dinas Pemprov DKI Jakarta berpelat merah dipergoki anggota Satlantas Polres Bogor diganti jadi pelat putih di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.
Threads: @teguhooper
Suzuki XL7 dinas Pemprov DKI Jakarta berpelat merah dipergoki anggota Satlantas Polres Bogor diganti jadi pelat putih di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.

GridOto.com - Sebuah Suzuki XL7 yang terkonfirmasi milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tertangkap basah ganti pelat nomor merah jadi putih.

Pihak yang memergoki yaitu anggota Satlantas Polres Bogor yang curiga dengan XL7 berkelir hitam tersebut.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Puncak Bogor saat mobil milik pemerintah tersebut melintasi Jalan Raya Puncak.

Terungkapnya manipulasi tersebut terjadi saat anggota Satlantas Polres Bogor sedang berpatroli di jalur Puncak Bogor.

Ketika lalu lintas di jalur Puncak Bogor sedang diberlakukan one way, anggota melihat adanya kejanggalan pada Suzuki XL7 di depannya.

Anggota yang diketahui bernama Aiptu Dulyani itupun langsung meminta pengemudi Suzuki XL7 berwarna hitam tersebut menepi.

Setelah mobil menepi, petugas meminta pengemudi untuk menunjukkan surat-surat kendaraan yang dalamnya terdapat sejumlah orang.

Setelah dilakukan pemeriksaan, terungkaplah bahwa kendaraan itu harusnya menggunakan pelat warna merah, namun kenyataanya diganti menjadi warna putih.

Pada STNK tertera Suzuki XL7 dengan nomor Polisi B 1732 PQG itu diduga milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pengemudi juga mengakui bahwa pelat warna merahnya disimpan di bagasi yang kemudian petugas meminta untuk menggantinya.

Baca Juga: Bikin Curiga! Mobil Dinas “Nyamar” Jadi Kendaraan Pribadi di Puncak Bogor

Saat dikonfirmasi, terungkap tujuan pengemudi membawa Suzuki XL7 dinas tersebut ke kawasan Puncak, Bogor, (4/4/26).

Dikatakan, yang membawa Suzuki XL7 tersebut adalah ASN Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD)

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto menjelaskan, berdasarkan laporan dari Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD), mobil dinas tersebut digunakan dalam rangka pembuatan konten promosi aset.

"Berdasarkan laporan dari Pak Kaban BPAD, yang bersangkutan pasti kebetulan di hari libur sedang melaksanakan untuk konten, konten kegiatan untuk promosi," ujar Uus saat ditemui di Balai Kota Jakarta, (7/4/26) disitat dari Kompas.com.

Ia menjelaskan, Pemprov DKI memiliki salah satu aset yang ada di Cimacan, Jawa Barat.

Saat kegiatan konten dilakukan di sana, mobil dinas ikut digunakan.

Namun, yang menjadi masalah adalah pelat nomor Suzuki XL7 tersebut diganti dari merah menjadi putih.

"Kebetulan di DKI memiliki salah satu aset yang ada di Cimacan sehingga pada saat konten itu dilaksanakan mempergunakan kendaraan. Yang jadi permasalahan kendaraannya diubah pelat menjadi pelat putih," paparnya.

Saat ditanya alasan kenapa pelat merah itu dicopot padahal lagi menjalankan perjalanan dinas, Uus menyebut hal itu tengah didalami.

BPAD saat ini tengah melakukan pemeriksaan, termasuk kemungkinan pemberian sanksi.

Baca Juga: Fortuner Pelat Merah B 1174 TQH Kelayapan saat Mudik Lebaran, Respon Pemprov DKI Mengejutkan

"Mungkin nanti yang sedang didalami terkait dengan masa teguran yang disampaikan dari BPAD," terang Uus.

Sementara Kepala BPAD DKI Jakarta, Faisal Syafruddin membenarkan mobil tersebut adalah aset pemerintah.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Atensi dan masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel," ujar Faisal Syafruddin saat dikonfirmasi, (6/4/26) menukil Kompas.com.

Ia menegaskan, mengganti pelat kendaraan dinas melanggar aturan.

Saat ini BPAD sedang melakukan pemeriksaan internal dan berkoordinasi dengan Inspektorat.

"Kami sudah melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan Inspektorat untuk pemeriksaan lebih lanjut," terangnya.

Faisal menambahkan, kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi agar penggunaan kendaraan dinas lebih diawasi dan pegawai lebih disiplin.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa