Pemilik kendaraan sebaiknya segera memindahkan mobil begitu proses pengecasan selesai agar fasilitas bisa digunakan oleh pengguna lain.
"Jangan pura-pura enggak tahu, misalnya ditinggal makan padahal sudah penuh. Setiap mobil kan ada notifikasi di aplikasi, jadi kita bisa cek," terangnya.
"Kalau sudah 100 persen, segera pindahkan supaya orang lain bisa pakai," ucap Arwani.
Selain itu, ia juga menyoroti kebiasaan memarkir mobil di area SPKLU tanpa melakukan pengisian daya listrik.
"Ini jelas tidak beretika. Di beberapa negara, perilaku seperti ini sudah dikenakan sanksi berupa denda," ujarnya.
Dengan memahami etika penggunaan SPKLU dan mengutamakan kepentingan bersama, perjalanan mudik Lebaran dengan mobil listrik bisa berlangsung lebih lancar, nyaman dan bebas antrean panjang.a
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR