“Anisa turun dari motor, dan kemudian yang diduga pelaku tersebut langsung merebut dan mengambil alih kendaraan tersebut,” jelasnya menukil TribunJabar.
Beruntung, korban langsung melakukan perlawanan sambil berteriak meminta pertolongan.
“Korban melakukan perlawanan dengan mempertahankan kendaraannya. Pada saat itu kemudian dia berteriak sehingga karyawan toko mendengar dan kemudian keluar,” katanya.
Teriakan korban pun memancing perhatian seorang karyawan minimarket bernama Oki yang segera keluar dari dalam toko dan berusaha membantu.
“Kemudian salah satu pelayan toko, namanya Oki, keluar dari dalam dan dia memburu atau memberikan pertolongan, sehingga si pelaku melarikan diri,” ujarnya.
Bahkan, pelaku sempat dikejar oleh karyawan toko tersebut sebelum akhirnya berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.
“Betul, sempat dikejar sama saksi atau karyawan daripada toko Alfamart tersebut,” ucap Wawan.
Baca Juga: Empat Begal Motor Biang Onar di Depok Terborgol, Ancam Korban Ngaku-ngaku Debt Collector Leasing
Meski sempat berusaha menguasai kendaraan, pelaku gagal membawa kabur motor korban karena perlawanan yang dilakukan serta datangnya bantuan dari karyawan toko.
“Dan alhamdulillah, motor Scoopy milik korban tidak sempat terbawa dan masih bisa dipertahankan oleh korban sendiri,” jelas dia.
Dari keterangan yang diperoleh polisi, pelaku diduga hanya beraksi seorang diri.
“Termonitor pelaku saat itu diketahui oleh korban hanya satu orang, dia sendirian,” katanya.
Menurut Wawan, modus yang digunakan pelaku terbilang sederhana namun cukup berbahaya, yakni dengan berpura-pura memberi tahu korban bahwa ban motornya kempes agar korban turun.
“Modusnya mungkin ya sengaja, pura-pura dia memberitahukan bahwa motor bannya kempes. Kemudian mau diambil alih dengan tujuan mau dibawa kabur,” ujarnya.
Meski kasus tersebut sudah viral di media sosial, hingga kini pihak korban diketahui belum secara resmi membuat laporan ke pihak kepolisian.
“Kita tetap melakukan penyelidikan. Namun demikian, kita masih membujuk kepada korban untuk segera melaporkan kejadian tersebut, karena hingga saat ini pihak korban belum melaporkan ke kami,” ucap Wawan.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR