GridOto.com - Pulley depan pada sistem transmisi CVT motor matic punya usia pemakaian.
Pasalnya, seiring dengan pemakaian permukaan pulley bisa mengalami keausan.
Ciri atau kendala yang muncul saat pulley alami aus adalah berubahnya permukaan pulley menjadi cekung karena terkikis.
Hal ini sering terjadi pada pulley bagian rumah roller dan juga pulley kipas.
Pulley depan yang cekung ini tentunya membuat efek negatif, salah satunya top speed motor matic menjadi tertahan.
Ini bisa terjadi karena gerak naik dan turun v-belt jadi terbatas akibat permukaan pulley yang menjadi tidak rata.
Berikut dua penyebab pulley depan CVT motor matic terkikis.
Baca Juga: Trik Upgrade CVT Yamaha Mio Biar Lebih Ngibrit, Cocok Buat Harian!
1. Usia Pemakaian
"Pulley depan, terutama bagian rumah roller dan pulley kipas lama-lama akan terkikis juga," kata Dominique, Mekanik Bengkel KIA Kalimanggis kepada GridOto.
"Soalnya pulley ini menjadi bagian yang bergesekan terus dengan v-belt saat mesin bekerja," tambahnya saat ditemui pada Kamis (05/03/2026).
Untuk memperpanjang usia pakai pulley, pria yang dipanggil Domin ini sarankan untuk lakukan servis CVT secara berkala.
Kalau pemakaian normal, pulley depan bisa dipakai 2 sampai 3 tahun sebelum terkikis.
2. Jarang Servis CVT
Meskipun terlihat sepele, jarang servis CVT ternyata berpengaruh terhadap usia pakai pulley.
Baca Juga: Begini Cara Mencegah Drat As Pulley CVT Motor Matic Gak Gampang Rusak
"Penyebab kedua pulley depan cepat aus itu karena jarang servis CVT," kata Domin yang asli Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini.
Menurut Domin, debu atau kotoran yang menempel pada pulley dan v-belt mempercepat kerusakan.
"Debu atau kotoran itu cepet banget mengikis permukaan pulley-nya," tuturnya saat ditemui di Jalan Raya Kalimanggis, Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat.
Nah, itu tadi dua penyebab pulley depan CVT motor matic berubah jadi cekung.
Makanya, agar usia pakai pulley bisa sampai titik maksimal, usahakan rutin dalam melakukan perawatan atau servis area CVT.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR