Baca Juga: Warga Aceh Tamiang Tenang, Urus BPKB dan STNK Rusak atau Hilang Saat Banjir Dapat Kemudahan
“Kami ingin anak-anak tetap punya semangat belajar meskipun sedang berada dalam situasi sulit. Bantuan ini memang tidak besar, tapi kami berharap bisa memberi dukungan moral dan material,” kata Petrus.
Proses penyaluran bantuan di wilayah Aceh diakui bukan perkara mudah.
Tim relawan AXCI harus menempuh perjalanan hingga 8-12 jam dari domisili masing-masing dengan kondisi jalan yang ekstrem, curah hujan tinggi, serta kontur tanah yang masih labil akibat longsor.
Namun, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat para anggota AXCI untuk hadir langsung di tengah masyarakat.
“Medan berat dan cuaca tidak menentu tidak menjadi penghalang. Ini bagian dari semangat persaudaraan AXCI, bersaudara tapi tidak sedarah,” tegas Petrus.
AXCI juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat setempat, aparatur daerah, TNI, Polri, serta pihak sekolah yang telah mendukung dan memfasilitasi kegiatan penyaluran bantuan di Aceh.
Melalui aksi kemanusiaan ini, AXCI berharap kondisi wilayah terdampak bencana di Aceh dapat segera pulih, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas normal dan anak-anak dapat kembali bersekolah seperti sediakala.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR