GridOto.com - Komunitas Avanza Xenia Club Indonesia (AXCI) kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Aksi kemanusiaan ini merupakan penyaluran bantuan tahap kedua AXCI, yang kali ini bekerja sama dengan PT Indonesia Stanley Electric.
Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada warga terdampak di Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, melalui tim relawan AXCI Chapter Aceh Subulussalam.
Ketua Umum Pengurus Pusat AXCI, Petrus Tri Yoediarto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas dan tanggung jawab sosial komunitas otomotif terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“AXCI hadir bukan hanya sebagai komunitas otomotif, tapi juga sebagai keluarga besar yang punya kepedulian sosial. Kami ingin membantu saudara-saudara kami di Aceh agar bisa sedikit meringankan beban akibat bencana yang mereka alami,” ujar Petrus dalam keterangan resmi yang diterima GridOto.com, Rabu (28/1/2026).
Bantuan yang disalurkan merupakan hasil donasi yang dihimpun dari manajemen, serikat pekerja, serta karyawan PT Indonesia Stanley Electric
Secara simbolis, donasi tersebut diserahkan oleh perwakilan manajemen perusahaan kepada Pengurus Pusat AXCI untuk kemudian didistribusikan oleh tim kemanusiaan di lapangan.
Petrus menjelaskan, bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pokok rumah tangga, air mineral, bantuan tunai, hingga perlengkapan sekolah seperti tas, buku tulis, alat tulis, dan perlengkapan belajar lainnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya anak-anak, agar tetap semangat melanjutkan pendidikan di tengah kondisi pascabencana.
Baca Juga: Warga Aceh Tamiang Tenang, Urus BPKB dan STNK Rusak atau Hilang Saat Banjir Dapat Kemudahan
“Kami ingin anak-anak tetap punya semangat belajar meskipun sedang berada dalam situasi sulit. Bantuan ini memang tidak besar, tapi kami berharap bisa memberi dukungan moral dan material,” kata Petrus.
Proses penyaluran bantuan di wilayah Aceh diakui bukan perkara mudah.
Tim relawan AXCI harus menempuh perjalanan hingga 8-12 jam dari domisili masing-masing dengan kondisi jalan yang ekstrem, curah hujan tinggi, serta kontur tanah yang masih labil akibat longsor.
Namun, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat para anggota AXCI untuk hadir langsung di tengah masyarakat.
“Medan berat dan cuaca tidak menentu tidak menjadi penghalang. Ini bagian dari semangat persaudaraan AXCI, bersaudara tapi tidak sedarah,” tegas Petrus.
AXCI juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat setempat, aparatur daerah, TNI, Polri, serta pihak sekolah yang telah mendukung dan memfasilitasi kegiatan penyaluran bantuan di Aceh.
Melalui aksi kemanusiaan ini, AXCI berharap kondisi wilayah terdampak bencana di Aceh dapat segera pulih, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas normal dan anak-anak dapat kembali bersekolah seperti sediakala.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR