Lebih Dari 30 KM/L, Seirit Ini Konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid

Trybowo Laksono - Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:32 WIB

Toyota Veloz Hybrid saat kami uji menuju pulau Sumatra

GridOto.com – Salah satu aspek yang paling menarik dari Toyota Veloz Hybrid adalah efisiensi bahan bakarnya. Di salah satu parameter ia bisa mencapai lebih dari 30 km/l dan itu menempatkannya sebagai salah satu MPV populer teririt yang ada di Indonesia saat ini.

Namun sebelum membahas hasil konsumsi BBM, perlu kita pahami sistem yang membuatnya mencapai efisiensi super irit itu.

Toyota Veloz Hybrid gunakan mesin bensin berkode 2NR-VEX berkapasitas 1.496 cc 4 silinder, yang bekerja dengan siklus Atkinson.

Berbeda dengan siklus Otto yang umum digunakan pada mesin bensin konvensional, siklus Atkinson cenderung menghasilkan output lebih rendah karena berorientasi pada efisiensi BBM.

Mesin dengan efisiensi termal yang lebih optimal ini menghasilkan tenaga 89,9 dk dengan torsi 121 Nm. Sedangkan motor listriknya menyumbang 79 dk dan torsi 141 Nm.

Secara kombinasi, mesin dan motor listrik memberikan Toyota Veloz Hybrid total output 109 dk dengan torsi 141 Nm

Semua potensi itu lalu disalurkan ke roda depan dengan e-CVT yang penyalurannya lebih optimal. E-CVT dengan komponen gir membuat penghantaran tenaga ke roda lebih responsif dan utuh. Dalam jangka panjang pun potensial lebih awet karena sifat roda gigi yang cenderung lebih durabel.

Sebagai mobil hybrid, Veloz Hybrid bisa berjalan dengan motor listrik saja, mesin bakar saja, atau simultan keduanya jika dibutuhkan.

Di jalur perkotaan yang padat, selama baterai mencukupi maka mobil berjalan dengan motor listrik saja. Di skema ini, mobil berjalan dengan mesin mati sama artinya dengan penghematan BBM.

GridOto.com
Baterai hybrid Toyota Veloz Hybrid di bawah bangku penumpang depan

Baca Juga: Ternyata Bisa Sepakem Ini Kemampuan Mengerem Toyota Veloz Hybrid

Namun memang karena baterai hybridnya kecil di 0,7 kWh maka mesin cukup sering menyala untuk mengisi baterai dengan beban yang ringan.

Enaknya, pengisian baterai ini tak selalu dilakukan oleh mesin namun juga bisa lewat brake energy regenerative. Baterai pun turut terisi saat mobil meluncur atau mengerem.

Lalu di kecepatan yang lebih tinggi seperti tol, mesin yang dominan melajukan mobil karena di kondisi ini efisiensi BBM berada di titik terbaiknya.

Dalam pengujian di rute dalam kota dengan kecepatan rata-rata 22 km/jam, Toyota Veloz Hybrid mencatat konsumsi bahan bakar 28,9 km/l. Angka ini tidak lepas dari karakter lalu lintas perkotaan yang cenderung lambat sehingga sistem hybrid memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengandalkan motor listrik.

Ketika digunakan di jalan tol dengan kecepatan rata-rata sekitar 90 km/jam, konsumsi bahan bakarnya tercatat 19,5 km/l. Pada kondisi ini mesin bensin bekerja lebih dominan karena kebutuhan tenaga yang lebih besar dan kecepatan yang relatif konstan. Meski demikian, karakter efisien dari mesin Atkinson tetap mampu menghasilkan angka konsumsi BBM yang baik untuk sebuah MPV tujuh penumpang.

Hasil paling menarik justru muncul pada pengujian rute kombinasi dengan kecepatan rata-rata 50 km/jam. Dalam kondisi lalu lintas yang relatif lancar dan mengalir, Toyota Veloz Hybrid mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 35,5 km/l.

Rute semacam ini banyak ditemui pada perjalanan antarkota atau luar kota yang tidak terlalu padat. Pada kondisi tersebut, kerja sama antara mesin bensin dan motor listrik berlangsung lebih optimal sehingga efisiensi sistem hybrid dapat dimaksimalkan.

Dari hasil tersebut terlihat bahwa keunggulan utama Toyota Veloz Hybrid memang terletak pada efisiensi.

YANG LAINNYA