GridOto.com - Program BBM Satu Harga yang dihadirkan PT Pertamina Patra Niaga kini sudah menjangkau 588 titik di berbagai daerah Indonesia.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan, perusahaan berorientasi pada pelayanan masyarakat guna memastikan energi tersedia, mudah diakses, terjangkau, berkualitas, dan berkelanjutan.
“Pertamina Patra Niaga menjalankan operasional penyediaan energi dengan mengedepankan prinsip 4A+1S, yakni availability, accessibility, affordability, acceptability, dan sustainability,” ujar Roberth melansir Kompas.com pada Jumat (19/6/2026).
Selain menjalankan program BBM Satu Harga, Pertamina Patra Niaga juga mengoperasikan 421 SPBU Nelayan yang mendukung produktivitas sektor perikanan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir.
Perusahaan turut memperkuat infrastruktur energi nasional dengan pengoperasian lebih dari 125 terminal BBM, ribuan SPBU, 40 terminal elpiji, 72 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), jaringan pipa, armada mobil tangki, armada kapal, hingga dukungan transportasi udara.
“Infrastruktur tersebut menjadi tulang punggung distribusi energi nasional dan memastikan keandalan pasokan hingga ke wilayah dengan tantangan geografis tinggi,” katanya.
Sepanjang 2025, perusahaan terus memperkuat infrastruktur energi melalui peningkatan kapasitas terminal BBM dan fasilitas penyimpanan strategis, terutama di wilayah Indonesia Timur dan daerah dengan pertumbuhan konsumsi energi yang tinggi.
Baca Juga: Heboh Rumor Pertalite Dihapus, Pertamina Langsung Tegaskan Ini
Salah satu proyek yang tengah dikembangkan adalah Terminal BBM (TBBM) Maumere. Fasilitas ini bertujuan meningkatkan keandalan pasokan energi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan sekitarnya.
Selain itu, perusahaan juga telah melakukan commissioning pembangunan TBBM Tanjung Batu tahap pertama guna memperkuat penyaluran energi di Kalimantan.
Kemudian program Subsidi Tepat BBM dan elpiji terus diperkuat melalui integrasi sistem digital sehingga penyaluran subsidi semakin akurat, transparan, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.
Sejalan dengan agenda transisi energi nasional, perusahaan menyediakan BBM rendah emisi yakni Pertamax Green 95 yang sudah tersedia di 180 SPBU, serta bioavtur Sustainable Aviation Fuel (SAF).
Roberth menegaskan, Pertamina Patra Niaga akan terus memperkuat perannya sebagai perusahaan distribusi dan perdagangan energi yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen menjaga ketahanan energi nasional, memperluas akses energi yang berkeadilan, serta mendukung pembangunan Indonesia yang berkelanjutan,” kata dia.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR