GridOto.com – Salah satu aspek yang paling menarik dari Toyota Veloz Hybrid adalah efisiensi bahan bakarnya. Di salah satu parameter ia bisa mencapai lebih dari 30 km/l dan itu menempatkannya sebagai salah satu MPV populer teririt yang ada di Indonesia saat ini.
Namun sebelum membahas hasil konsumsi BBM, perlu kita pahami sistem yang membuatnya mencapai efisiensi super irit itu.
Toyota Veloz Hybrid gunakan mesin bensin berkode 2NR-VEX berkapasitas 1.496 cc 4 silinder, yang bekerja dengan siklus Atkinson.
Berbeda dengan siklus Otto yang umum digunakan pada mesin bensin konvensional, siklus Atkinson cenderung menghasilkan output lebih rendah karena berorientasi pada efisiensi BBM.
Mesin dengan efisiensi termal yang lebih optimal ini menghasilkan tenaga 89,9 dk dengan torsi 121 Nm. Sedangkan motor listriknya menyumbang 79 dk dan torsi 141 Nm.
Secara kombinasi, mesin dan motor listrik memberikan Toyota Veloz Hybrid total output 109 dk dengan torsi 141 Nm
Semua potensi itu lalu disalurkan ke roda depan dengan e-CVT yang penyalurannya lebih optimal. E-CVT dengan komponen gir membuat penghantaran tenaga ke roda lebih responsif dan utuh. Dalam jangka panjang pun potensial lebih awet karena sifat roda gigi yang cenderung lebih durabel.
Sebagai mobil hybrid, Veloz Hybrid bisa berjalan dengan motor listrik saja, mesin bakar saja, atau simultan keduanya jika dibutuhkan.
Di jalur perkotaan yang padat, selama baterai mencukupi maka mobil berjalan dengan motor listrik saja. Di skema ini, mobil berjalan dengan mesin mati sama artinya dengan penghematan BBM.