Saldo Tipis, Tol Jadi Ngantri! 21 Ribu Kendaraan Kena Drama E-Toll Saat Mudik

M. Adam Samudra - Rabu, 25 Maret 2026 | 08:10 WIB

Ribuan kendaraan tercatat mengalami saldo uang elektronik (e-toll) kurang saat melintas di gerbang tol.

GridOto.com - Masalah sepele tapi berdampak besar masih terjadi saat arus mudik Lebaran 2026.

Ribuan kendaraan tercatat mengalami saldo uang elektronik (e-toll) kurang saat melintas di gerbang tol.

Berdasarkan data PT Jasa Marga (Persero) Tbk, sebanyak 21 ribu kendaraan mengalami kekurangan saldo e-toll di Gerbang Tol Kalikangkung selama periode H-10 hingga H+1 Lebaran 2026, atau 11-22 Maret 2026.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyebut angka tersebut setara dengan 4,9 persen dari total 442 ribu kendaraan yang melakukan transaksi di lokasi tersebut.

“Dengan saldo e-toll kurang yang berdampak pada tingginya aktivitas top up di gerbang tol, maka akan mengakibatkan waktu penundaan yang cukup signifikan dan mengakibatkan antrean di gerbang tol,” ujar Rivan.

Ia menjelaskan, aktivitas isi ulang saldo di gerbang tol menjadi salah satu penyebab utama terjadinya antrean panjang. Pasalnya, proses top up membutuhkan waktu lebih lama dibanding transaksi normal.

Istimewa
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono

Kondisi ini dikhawatirkan kembali terulang saat arus balik Lebaran 2026, terutama di titik krusial seperti Gerbang Tol Cikampek Utama yang menjadi pintu masuk utama kendaraan dari arah Trans Jawa menuju Jakarta.

Untuk itu, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan agar memastikan kecukupan saldo e-toll sebelum masuk jalan tol guna menjaga kelancaran perjalanan.

“Siapkan saldo e-toll cukup bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus, khususnya dari arah Trans Jawa menuju Jakarta,” tambahnya.

Baca Juga: Bukan Cuma Mesin, Ini Tanda Transmisi Matik Kepanasan Dalam Perjalanan Mudik

YANG LAINNYA