Bukan Cuma Mesin, Ini Tanda Transmisi Matik Kepanasan Dalam Perjalanan Mudik

Ferdian - Selasa, 24 Maret 2026 | 14:00 WIB

Transmisi matik

GridOto.com - Pada musim mudik Lebaran, banyak pemudik yang melakukan perjalanan panjang ke kampung halaman atau sekadar berwisata.

Nah, tak sedikit pemudik yang memakai mobil transmisi matik untuk bepergian.

Perlu diketahui, transmisi mobil otomatis bisa juga mengalami panas berlebih saat digunakan dalam kondisi berat atau terus-menerus tanpa jeda.

Jika kondisi ini dibiarkan, dampaknya bisa cukup serius.

Komponen di dalam girboks bisa cepat aus akibat gesekan tinggi, bahkan bagian seperti valve body berpotensi rusak karena suhu yang terlalu panas.

Menurut Hermas Efendi Prabowo, pakar transmisi otomatis sekaligus pemilik bengkel spesialis, tanda-tanda overheat biasanya muncul melalui indikator di panel instrumen.

Umumnya ditandai dengan simbol gir berwarna kuning atau peringatan khusus pada layar MID.

Baca Juga: Ternyata ini Dampak Positif Ganti Oli Transmisi Matik Lebih Cepat

Jika peringatan tersebut muncul, pengemudi disarankan segera menepi dan berhenti di tempat yang aman.

Setelah itu, biarkan mesin tetap menyala dengan posisi tuas transmisi di netral (N) selama kurang lebih 15–30 menit.

Langkah ini penting agar oli transmisi tetap bersirkulasi. Saat mesin hidup, oli akan terus mengalir dan membantu menurunkan suhu di dalam sistem transmisi hingga kembali normal.

Setelah indikator peringatan hilang, kendaraan bisa kembali digunakan.

Tapi kalau mobil sudah terlanjur mengalami overheat, sebaiknya segera lakukan penggantian atau pengurasan oli transmisi, karena kualitasnya kemungkinan sudah menurun akibat suhu tinggi.

YANG LAINNYA