GridOto.com - Pasar mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia pada awal 2026 masih didominasi merek asal Cina.
Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sejumlah brand Cina menguasai penjualan PHEV sepanjang Januari hingga Maret 2026.
Chery menjadi merek dengan kontribusi terbesar di segmen ini.
Sepanjang kuartal pertama 2026, Chery mencatat wholesales PHEV sebanyak 898 unit, terdiri dari 281 unit pada Januari, lalu naik menjadi 457 unit di Februari, sebelum turun ke 160 unit pada Maret 2026.
Dominasi Chery membuat merek lain cukup tertinggal di pasar PHEV nasional.
Wuling misalnya, membukukan total 204 unit selama tiga bulan pertama 2026 dengan rincian 57 unit pada Januari, 109 unit di Februari, dan 38 unit di Maret.
Sementara itu Jaecoo juga mulai menunjukkan eksistensinya di pasar PHEV Indonesia.
Merek ini mencatat performa relatif stabil dengan penjualan wholesales 77 unit pada Januari, 78 unit di Februari, dan 74 unit pada Maret 2026.
Menariknya, dominasi merek Cina membuat pabrikan Jepang dan Eropa belum terlalu menonjol di segmen PHEV Tanah Air.
Baca Juga: GAC Indonesia Bakal Datangkan MPV Mewah GAC E9 PHEV, Tantang Alphard dan Denza
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR