GridOto.com - Suzuki Swift dikenal sebagai salah satu hatchback paling populer di dunia, salah satunya di Indonesia.
Hadir pertama kali pada 2005 melalui impor utuh (CBU) dari Jepang, mobil ini jadi lawan untuk Honda Jazz dan Toyota Yaris.
Namun sayang mobil ini harus disuntik mati pada 2017 karena premintaan pasar yang disebut melemah.
Namub berbeda dengan di India, mobil ini jadi salah satu mobil terlaris di berbagai segmen.
Selama perjalanan model ini, Swift sudah hadir dengan berbagai pilihan mesin, mulai dari bensin biasa, turbo bensin, diesel, mild hybrid, hingga CNG, tergantung pasar penjualannya.
Kini, Suzuki memperkenalkan Swift dengan mesin berbahan bakar hidrogen.
Kendaraan berbahan bakar hidrogen sebenarnya sudah ada sejak beberapa tahun lalu.
Baca Juga: Cocok Untuk Anak Muda, Harga Suzuki Swift Bekas Mulai Rp 60 Jutaan Aja
Umumnya, teknologi tersebut menggunakan fuel cell hidrogen untuk mengubah hidrogen yang disimpan di tangki menjadi listrik.
Listrik itu kemudian disimpan di baterai dan digunakan untuk menggerakkan motor listrik yang membuat mobil melaju.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR