GridOto.com - Memasuki musim mudik Lebaran, sering ditemukan kasus kecelakaan beruntun yang terjadi di jalan tol.
Nah peristiwa tersebut biasanya sering terjadi terutama di lajur kanan yang identik dengan kecepatan tinggi.
Nah sekadar info, Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Centre (RDC) menjelaskan kalau salah satu penyebab utama kecelakaan beruntun adalah kurangnya jarak aman antar kendaraan.
Ia menjelaskan bahwa pengemudi membutuhkan ruang dan waktu yang cukup untuk bereaksi saat terjadi kondisi darurat.
Jika jarak terlalu dekat, maka peluang untuk menghindari tabrakan menjadi sangat kecil.
Marcell juga menyoroti kebiasaan pengemudi di Indonesia yang cenderung terus berada di lajur kanan dengan kecepatan tinggi, tanpa memperhatikan jarak aman.
Selain faktor kecepatan, kondisi lain seperti cuaca buruk, jalan licin, visibilitas rendah, hingga kondisi kendaraan dan pengemudi juga turut memengaruhi jarak pengereman.
Misalnya saat hujan, ban yang sudah aus, atau ketika pengemudi dalam kondisi lelah atau terdistraksi.
Ia menegaskan bahwa di jalan tol, kendaraan di depan bisa saja berhenti mendadak dan hal tersebut bukan pelanggaran.
Oleh karena itu, menjaga jarak aman menjadi kewajiban utama bagi setiap pengemudi untuk mencegah kecelakaan beruntun.
Baca Juga: Sering Disalahgunakan, Bahu Jalan Tol Hanya untuk Kondisi Ini!