GridOto.com - Viral video seorang tukang tambal ban mengambil pelat nomor yang terbawa banjir lalu palak si pemilik kendaraan Rp 50 ribu.
Aksi ini diketahui dilakukan seorang tukang tambal ban di belakang Lotte Mart, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Ia pun akhirnya diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Kelapa Gading.
Setelah menyidak lapak pelaku, petugas mengamankan sekitar 50 pelat nomor kendaraan.
“Akibat banjir, banyak kendaraan yang pelat nomornya jatuh dan diambil pengepul, dan saat pengambilan, diminta biaya,” kata Kepala Satpol PP Kecamatan Kelapa Gading Budi Salamun, Rabu (14/1/2026).
Budi menjelaskan, pihaknya mengamankan puluhan pelat nomor setelah menerima informasi yang beredar di media sosial.
Meski belum diketahui secara pasti bagaimana dirinya mendapat pelat-pelat tersebut, Satpol PP memastikan seluruh barang bukti telah diamankan.
Baca Juga: BMW 430i Putih Ini Dihujat, Tangan Penumpang dan Pelat Nomor Kemenhan Mencolok
Pelaku yang kedapatan meminta uang saat proses pengambilan pelat sudah diberikan teguran dan peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya.
Satpol PP juga membuka layanan pengambilan pelat nomor bagi warga yang kehilangan.
“Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan, bisa mengambilnya di Kantor Kecamatan Kelapa Gading tanpa dipungut biaya alias gratis," ujar Budi, melansir dari Kompas.com.
Aksi culas pelaku terungkap setelah seorang pengemudi mobil berinisial BS melapor ke kepolisian melalui layanan darurat 110.
Ia mengaku dimintai uang dan merasa diperas saat hendak mengambil pelat nomor kendaraannya yang terlepas akibat banjir.
“Kepolisian Sektor Kelapa Gading yang terima laporan dari BS segera mendatangi lokasi yang dimaksud untuk melakukan pemeriksaan,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra.
Menurut Seto, laporan yang diterima berkaitan dengan permintaan sejumlah uang sebagai imbalan pengembalian pelat nomor kendaraan.
“Kami telah lakukan mediasi antara kedua belah pihak, dan sepakat orang tersebut tidak meminta uang sebagai imbalan untuk menebus pelat nomor mobil yang copot," ungkap Seto menukil Antara via Kompas.com.
Ia menjelaskan, peristiwa bermula saat banjir besar melanda Kelapa Gading.
Korban baru menyadari pelat nomor mobilnya terlepas setelah mengantar pasangannya bekerja.
Saat kembali ke lokasi banjir untuk mencari, korban mendapati pelat nomor tersebut telah ditemukan oleh tukang tambal ban.
“Ketika pelapor datangi, tukang tambal tersebut meminta tebusan Rp 50.000 untuk pelat mobilnya yang hilang,” tutup Seto.