Roy menegaskan para jemaah yang kopernya dititipkan sama sekali tidak mengetahui isi asli dari paket tersebut.
Ketika melewati pemeriksaan, mereka hanya berdalih membawa paket aksesori mobil sesuai dengan apa yang disampaikan oleh tersangka.
"Makanya tadi, dia modus operandinya mereka dibungkus dengan aluminium foil atau kertas hitam yang dibilang bahwa itu aksesoris mobil. Itu aja yang dia ketahui," ujar Roy.
Siasat ini akhirnya terbongkar saat rombongan jemaah mendarat di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.
Petugas Bea Cukai menaruh curiga pada hasil pemindaian koper milik salah satu jemaah berinisial SH.
Saat koper SH dibongkar, petugas menemukan 12 kardus kecil yang setelah dibuka ternyata berisi 12 potongan gading gajah.
Petugas kemudian melakukan pengembangan dan memeriksa koper delapan jemaah lainnya, yakni MS, MN, MZ, AM, NK, SA, dan TA.
Dari pemeriksaan lanjutan tersebut, ditemukan lagi 41 potongan gading gajah dengan kemasan serupa.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR