Meski begitu, Karta membantah adanya narasi di media sosial yang mengatakan bahwa korban pengemudi ojol berinisial S tewas dalam kecelakaan tersebut.
"Enggak bener (meninggal), enggak bener. Anggota sudah ke sana pagi, langsung udah ditangani. Enggak bener, enggak ada yang meninggal, korbannya di RSUD Kembangan, lecet-lecet aja," tegas Karta.
Ia menambahkan, setelah kecelakaan tersebut, korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis dan dipastikan hanya mengalami luka.
Sebelumnya diberitakan, sebuah mobil listrik BMW i5 diamuk massa di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, karena diduga melakukan tabrak lari, Senin (22/6/2026) pagi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.15 WIB.
"Kendaraan listrik sedan yang dikendarai ASW mulanya melintas di Jalan Meruya Selatan, kemudian menabrak Honda Supra B 6242 VDR saat di depan Universitas Mercu Buana," kata Joko dalam keterangan tertulisnya, Senin.
Akibat kecelakaan tersebut, korban yang berinisial S lecet pada tangan dan kaki.
Setelah kejadian, korban langsung dibawa ke RSUD Kembangan untuk mendapat perawatan medis.
Sementara itu, akibat amukan massa, bodi mobil BMW rusak dan kacanya pecah.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR