GridOto.com - Menjalani rutinitas dengan mengnadalkan motor untuk membelah jalanan setiap hari tentu memberikan beban kerja tinggi.
Menembus kemacetan panjang di jam sibuk, membawa beban harian, hingga menghantam lubang jalanan dengan kecepatan tinggi lambat laun akan menurunkan performa kendaraan.
Makanya servis rutin adalah kegiatan wajib yang harus dilakukan untuk memastikan kondisi motor tetap prima.
Menunda jadwal servis sama saja dengan menyimpan bom waktu, ujung-ujungnya malah bisa keluar biaya lebih banyak lho, belum lagi kalau ngadat di tengah jalan, duh!
Dalam melakukan servis rutin pun, ada sejumlah hal wajib dipastikan tak boleh kelewatan.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng Oke Desiyanto, menyampaikan beberapa komponen yang wajib dicek demi menjamin kondisi motor, termasuk keselamatan kita.
Hal pertama yang wajib dicek adalah sistem pengereman, apalagi jika motor habis dipakai mudik di Lebaran lalu.
"Jangan hanya memeriksa ketebalan kampas rem, karena uhu ekstrem saat pengereman berat di jalur macet berpotensi membuat minyak rem mendidih dan kualitasnya menurun drastis. Jika tuas rem terasa kenyal atau ambles saat ditekan, itu tanda masuknya angin palsu atau kualitas minyak rem yang sudah rusak," ungkap Oke lewat siaran resminya.
Setelah rem, area kaki-kaki khususnya komstir juga wajib diperiksa.
Baca Juga: Meiriah, Promo Diskon Service di Jaringan AHASS Jakarta Tangerang
Jika setang terasa berat saat dibelokkan atau ada gejala goyang di trek lurus akibat sering menghantam lubang, bisa jadi komstir sudah longgar atau aus, yang wajib diperiksa bersamaan dengan kondisi fisik ban.
Komponen berikutnya juga krusial adalah sistem penggerak dan komponen jantung pacu.
"Bagi pengguna motor matik, debu jalanan Pantura yang kering di akhir Mei ini adalah musuh utama V-Belt dan roller di dalam bak CVT. Sementara bagi pengguna motor bebek atau sport, rantai yang kendur dan kering akan mempercepat keausan gear. Efek buruknya? Akselerasi motor menjadi selip dan konsumsi bensin menjadi jauh lebih boros," papar Oke.
Terakhir, jangan pernah melewatkan penggantian oli mesin yang sudah hitam pekat beserta pembersihan filter udara.
Filter udara yang tersumbat debu jalanan akan menyumbat pasokan oksigen ke ruang bakar, sehingga membuat motor terasa lemas atau "ngos-ngosan" saat digas.
Oke menekankan bahwa mendeteksi kelelahan komponen motor secara dini adalah kunci utama keselamatan berkendara yang bisa diupayakan sendiri oleh pemilik kendaraan.
"Di dalam dunia keselamatan berkendara, komponen teknis yang tidak layak pakai adalah penyumbang angka kecelakaan fatal yang paling bisa dihindari sejak dini. Ingat, rem yang blong, ban yang pecah, atau rantai yang putus tidak pernah memilih kapan dan di mana mereka akan mencelakai kita," tutup Oke Desiyanto.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR