GridOto.com - Para pengendara motor di Indonesia termasuk Sobat GridOto di Jawa Tengah, ada baiknya mulai meningkatkan kewaspadaan ekstra.
Pasalnya jelnag penghujung Mei 2026 ini cuaca panas ekstrem sedang kerap melanda, mulai di sepanjang jalur Pantura hingga ke wilayah tengah dan Selatan Jawa.
Berkendara di bawah paparan suhu tinggi dalam durasi panjang ini amat berisiko menguras cairan tubuh secara drastis tanpa disadari.
Efeknya, keselamatan di jalan raya bisa terancam lho.
Banyak pengendara keliru dengan mengira ancaman utama musim kemarau hanyalah gangguan debu atau silau matahari.
Namun dampak yang jauh lebih berbahaya justru bisa datang dari tubuh yang kekurangan cairan.
Oke Desiyanto, Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, menjelaskan bahwa mata yang terasa pedih, leher kaku, dan hilangnya konsentrasi merupakan gejala awal dehidrasi yang harus disadari.
"Di titik ini, waktu reaksi tubuh Anda untuk mengerem berkurang hingga 30 persen," terang Oke dalam siaran resminya.
Menurut Oke, selain keterlambatan respon yang terjadi, panas ekstrem juga bisa membuat emosi kita mudah meledak, apalagi ketika kondisi lalu lintasnya kacau.
Baca Juga: Musim Kemarau Datang, Suzuki Ingatkan Bahaya Kondensor AC Kotor
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR