GridOto.com - Musim kemarau diprediksi datang lebih cepat dengan cuaca yang lebih panas dan kering. Kondisi ini bikin penggunaan AC mobil makin intens, apalagi saat berkendara siang hari di tengah kemacetan.
Namun, banyak pemilik mobil belum sadar kalau performa AC ternyata bisa menurun hanya gara-gara satu komponen yang sering luput diperhatikan, yakni kondensor AC.
Komponen ini berada di balik gril depan mobil dan bertugas membuang panas dari refrigeran agar udara di kabin tetap dingin.
Karena posisinya terbuka langsung ke arah depan, kondensor jadi bagian yang paling rentan terkena debu, pasir, hingga kotoran jalan.
Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Hariadi mengatakan, banyak pemilik kendaraan tidak menyadari pentingnya menjaga kebersihan kondensor.
“Komponen ini sering luput dari perhatian pemilik mobil karena posisinya tersembunyi. Salah satu potensi yang dapat mempengaruhi kinerjanya adalah kotoran. Jika dibiarkan dapat mempengaruhi kinerja AC ataupun membebani komponen lainnya,” ujarnya.
Secara teknis, kondensor AC bekerja mengubah refrigeran dari gas bertekanan tinggi menjadi cair dengan cara membuang panas ke udara bebas.
Proses pendinginan tersebut dibantu aliran udara dari depan saat mobil melaju, atau dibantu kipas tambahan alias extra fan ketika kendaraan berhenti.
Karena punya kisi-kisi rapat dan sirip aluminium tipis, kotoran yang menempel bisa menghambat proses pelepasan panas.
Baca Juga: Siap Diajak Berpetualang, Suzuki Super Carry Ini Bisa Jalan 600 Km Sekali Full Tank
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR