GridOto.com- Pihak Kepolisian bereng taksi Green SM Indonesia menggelar pelatihan keselamatan berkendara.
Acara bertujuan meningkatkan profesionalitas dan kemampuan pengemudi taksi.
Seperti diketahui taksi Green SM beberapa kali terlibat kecelakaan lalu lintas.
Terbaru, armada Green SM dihajar kereta Commuter Line di perlintasan dekat Stasiun Bekasi.
Akibat kecelakaan ini mengakibatkan 2 rangkaian kereta lainnya terlibat kecelakaan yang mengakibatkan 16 orang tewas.
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan pelatihan yang digelar di di Indonesia Safety Driving Center (ISDC) Pusdik Lantas Polri di Serpong Utara, Tangerang Selatan.
Menurut Irjen Agus, upaya ini untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di jalan raya.
"Ini bagian daripada meningkatkan profesionalitas pengemudi karena aspek pengemudi ini penting," terang Kakorlantas.
Ia mengatakan pengemudi memiliki peran besar dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Baca Juga: Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi, Perusahaan Taksi Listrik Green SM Bakal Dievaluasi Kemenhub
Kakorlantas pun mengharapkan pelatihan yang diberikan dapat meningkatkan kepatuhan berlalu lintas dan mendorong terciptanya target zero accident.
"Semoga dengan pelatihan ini para pengemudi akan tertib, patuh terhadap lalu lintas, dan betul-betul profesional dalam mengemudikan kendaraan," ucapnya.
Kakorlantas mengatakan Korlantas juga menargetkan pelatihan bagi 7.000 pengemudi pada tahap awal sebagai upaya meningkatkan kemampuan berkendara.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR