GridOto.com - Sedang ramai di media sosial mobil pelat merah makan jalan alias melaju melawan arus terlalu ke kanan.
Diketahui Toyota Avanza dengan plat nomor AD 1357 XG diketahui merupakan mobil dinas Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri.
Terlihat dalam video, mobil itu berjalan persis di tengah jalan dua lajur sembari menyalakan sein ke kanan.
Seakan-akan, mobil itu menutupi jalan baik dari arah mobil itu sendiri maupun arah berlawanan.
Perekam video itu juga dibuat kebingungan, apakah mobil plat merah itu dikemudikan driver dengan kondisi mabuk atau sembari menggunakan handphone.
Melansir TribunSolo, Sekretaris Dinkes Wonogiri, Teguh Santoso, mengatakan saat itu mobil itu sedang dikemudikan driver bersama dirinya menuju ke Puskesmas Baturetno II pada Rabu (20/5/2026).
"Saya bersama dengan driver, itu awalnya dari arah Wonogiri mau ke Puskesmas Baturetno II," jelasnya, Jumat (22/5/2026).
Menurut dia saat itu mobil itu kebablasan, seharusnya mobil itu berbelok ke Puskesmas Baturetno II, namun malah terus melaju ke arah kota Kecamatan Baturetno.
Baca Juga: Bikin Curiga! Mobil Dinas “Nyamar” Jadi Kendaraan Pribadi di Puncak Bogor
"Sebelum tikungan harusnya belok kiri, Puskesmas di kiri jalan, lha drivernya itu kebablasan sampai ke arah Kecamatan Baturetno, baru sadar lalu putar balik," ujarnya.
Setelah berputar balik, saking kehati-hatian driver, menurutnya jauh sebelum berbelok ke puskesmas yang berada di kanan jalan, driver mobil kemudian menyalakan lampu sein kanan.
"Saking hati-hatinya, saat balik menuju ke puskesmas itu dari jauh sudah menyalakan sein dan mengarah agak ke kanan," paparnya.
Teguh menyebut saat itu di belakang mobil itu kebetulan melaju sebuah bus sehingga driver sempat panik.
Menurutnya, driver memang sengaja berjalan agak ke kanan dengan maksud memberi jalan bus agar mendahului dari sebelah kiri karena mobil akan berbelok ke kanan.
"Itu maksudnya memberi jalan karena kan mau belok ke kanan, agar bus mendahului dari kiri tapi ternyata malah direkam. Memang sein nya cukup jauh dari tujuan untuk antisipasi karena jalur ramai, masih pagi," kata Teguh.
Ia membantah soal isu yang beredar bahwa driver sedang mabuk, kelelahan ataupun berkendara sambil menggunakan handphone.
"Mboten (soal isu di medsos). Saat itu ada tugas ke Puskesmas Baturetno II. Drivernya juga bingung kok tidak mau nyalip busnya. Kami sudah ke kanan banget malah tidak mendahului busnya dan ternyata kerekam itu," pungkas Teguh.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR