Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Terungkap, Mobil Dinas Isi BBM Subsidi di Tuban Milik Kementrian Ini

Ferdian - Minggu, 15 Februari 2026 | 18:30 WIB
Trungkap identitas mobil dinas yang isi BBM subsidi di PBU, ternyata kepunyaan Kantor ini
(KOMPAS.COM/IRQAM)
Trungkap identitas mobil dinas yang isi BBM subsidi di PBU, ternyata kepunyaan Kantor ini

GridOto.com - Terungkap identitas mobil dinas yang terekam kamera mengisi BBM subsidi di SPBU Tuban.

Mobil tersebut diketahui adalah kendaraan operasional Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Diketahui sebelumnya mobil tersebut sempat mengganti pelat merah menjadi pelat hitam supaya bisa mengisi BBM subsidi jenis Pertalite.

Usai videonya viral, mobil dinas itu terlihat terparkir di halaman Kantor Kemenag Tuban.

Kepala Kantor Kemenag Tuban, Umi Kulsum, membenarkan bahwa mobil berpelat nomor S 1814 EP tersebut memang kendaraan operasional yang biasa ia gunakan.

Namun, Umi mengaku terkejut saat mengetahui mobil dinasnya berganti pelat hitam dan digunakan untuk mengisi Pertalite di SPBU.

Pasalnya, selama ini ia menegaskan selalu menggunakan BBM nonsubsidi dan telah membekali sopir pribadinya dengan kartu kredit khusus untuk pengisian BBM.

Baca Juga: Terekam Kamera, Mobil Dinas Isi BBM Subsidi Pakai 2 Pelat Berbeda

“Masya Allah, saya benar-benar enggak tahu. Saya enggak pernah isi BBM subsidi. Kalau isi BBM selalu pakai kartu kredit yang sudah saya berikan,” ujar Umi Jumat (13/2/2026).

Ia pun langsung meminta klarifikasi kepada sopirnya terkait pergantian pelat nomor tersebut.

Dari penjelasan sang sopir, pengisian Pertalite dilakukan karena BBM jenis Pertamax di SPBU Patung, Kelurahan Latsari, Tuban, sedang kosong.

“Katanya Pertamax habis di SPBU Patung, jadi inisiatif beli Pertalite. Itu isi chat WhatsApp dari sopir yang saya hubungi,” ungkapnya melansir Kompas.com.

Saat ditanya apakah mobil dinas tersebut memiliki dua pelat nomor berbeda, Umi mengaku belum mengetahui secara pasti.

Ia mengatakan masih akan menelusuri lebih lanjut soal itu.

“Yang jelas ini akan kami evaluasi dan tentu akan ada sanksi,” tutupnya.

Editor : Dida Argadea

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa