"Saya keluar dari situ, motor saya sudah tidak ada. Setelah itu saya minta bantuan karyawan mengecek CCTV. Kemalingannya di jam 05.56-an," ujarnya saat dihubungi, (7/5/26) mengutip TribunJatim.com.
Akibat insiden tersebut, ia mengalami kerugian sekitar Rp16,5 juta. Apalagi motor tersebut dibeli secara kontan, beberapa tahun lalu.
Namun, Rifqi sudah melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Gubeng. Dan ia berharap para pelaku dapat segera ditangkap.
Mengingat, aksi pencurian motor kerap menimpa pengunjung warkop tersebut, sebelum kejadian yang dialaminya.
"Saya sudah lapor ke Polsek Gubeng. Beli lunas sekitar Rp16,5 juta. Di lokasi itu katanya juga sering kejadian," pungkasnya.
Kemudian, warga sekitar Budi mengatakan, dirinya tak menampik aksi pencurian kerap terjadi di sepanjang jalan tersebut.
"Kalau di jalan sini ya lumayan sering. Kadang di jalan juga ada aksi penjambretan juga, tapi gak mesti. Kadang ya malam hati rawan," kata Budi.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR