Gridoto.com - Ternyata kurang air radiator di motor bekas kalian nggak boleh ngasal lho gaes.
Biasanya, pemilik motor sering ganti coolant bawaan motor dengan cairan pendingin aftermarket seperti engine ice atau sejenisnya.
Namun, banyak pengguna yang langsung mengganti tanpa menguras isi radiator terlebih dahulu atau istilahnya flushing.
Padahal kalau tidak dikuras nantinya bisa menggangu sistem radiator itu sendiri.
"Karena kalau tercampur antara dua jenis coolant berbeda malah bisa muncul karat," bilang Ryan Fasha pemilik bengkel K.1 Garage.
Ryan kasih tips untuk melakukan flushing atau kuras radiator motor yang benar.
"Mesin motor harus dalam keadaan dingin atau setidaknya mati lebih dari satu jam, lalu buka baut drain untung membuang isi radiator lama," terangnya di Jl. Mas Indah 14 Perum Papan Mas Blok G40 No.6, Bekasi, Tambun.
Tapi ketika membuka baut drain ini harus pakai sarung tangan agar kulit tidak terkena kontak dengan coolant yang beracun.
"Lalu lakukan pembilasan dengan memasukkan air melalui tutup radiator. Lakukan hingga larutan yang keluar dari baut drain sudah benar-benar bersih," tambahnya.
"Yang terakhir bilas pakai aquadest atau air accu warna biru untuk membilas air keran dalam sistem radiator," terang Pakde Toto lagi.
"Setelah itu lakukan bleeding dengan cara mengisi air radiator dan hidupkan mesin selama 15 menit dalam kondisi radiator terbuka supaya memastikan tidak ada udara terjebak," lanjutnya.
"Kalau sudah yakin tidak ada udara terjebak maka tambahkan coolant hingga batas maksimal di resrvoir dan tutup radiatornya," tutup Ryan.
Begitulah cara yang benar menguras air radiator di motor bekas kesayangan kalian gaes.
Baca Juga: Banyak Yang Gak Tahu, Ternyata Komstir Motor Bekas Harus Sering Dikasih Grease
| Editor | : | ARSN |
KOMENTAR