GridOto.com - Changan luncurkan teknologi BlueCore Hybrid di Beijing Auto Show 2026.
Teknologi hybrid dari Changan ini sudah diluncurkan untuk pasar Tiongkok dan segera dihadirkan untuk pasar global.
Beredar kabar kalau beberapa mobil Changan terbaru yang akan dijual di Indonesia, akan menggunakan teknologi ini.
Di Tiongkok, beberapa model seperti Changan EADO, Changan CS55 dan juga Changan CS75 Plus sudah menggunakan teknologi BlueCore Hybrid.
Berkat teknologi hybrid ini, konsumsi BBM mobil Changan bisa seirit naik motor lho.
Baca Juga: Bocor! Sebanyak Ini Mobil Baru Changan yang Akan Dijual di Indonesia
Klaim ini bukan sekadar omon-omon belaka, soalnya Changan sudah lakukan pengujian internal maupun eksternal.
Menurut data dari Changan, CS75 Plus BlueCore Hybrid generasi keempat ini mencatatkan konsumsi bahan bakar 3L / 100 km.
Jika dikonversi, konsumsi BBM mobil Changan ini sekitar 33,3 km per liter, sudah mirip konsumsi bensin motor bermesin 250 cc ya.
Dengan catatan itu, berarti mobil ini berjalan hingga 1.500 km dalam satu kali pengisian bensin penuh.
Oya, BlueCore Hybrid milik Changan ini dibangun atas arsitektur iDE-H yang menggabungkan 3 komponen utama.
Baca Juga: Jadi Salah Satu Mobil Listrik Favorit Perempuan, Changan Siapkan Lumin Versi 4 Pintu
Pertama mesin bakar efisien karena sudah dilengkapi dengan injector 500 bar, motor listrik berkonsumsi daya rendah, hingga kontrol AI berbasis cloud storage.
Saat mencobanya langsung di Chongqing, Tiongkok, mobil dengan teknologi BlueCore Hybrid ini dapat menentukan energi yang ingin dipakai berdasarkan pembacaan kondisi dan kontur jalan melalui bantuan AI.
Contohnya, pada kondisi jalan macet, secara pintar AI akan memberikan masukan terhadap mobil untuk bergerak secara elektrik.
Kemudian saat di jalanan menanjak, mobil akan menggunakan mesin bakar dan motor listrik agar mendapatkan tenaga yang mumpuni.
Semua kemampuannya dibantu oleh AI yang berbasis clound storage seperti map hingga sensor-sensor yang ada di mobil.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR