GridOto.com - Ketegangan geopolitik global yang masih terjadi dinilai berpotensi memicu kerentanan pada sektor energi, termasuk pasokan bahan bakar minyak (BBM).
Kondisi tersebut juga mulai dilihat sebagai momentum bagi kendaraan elektrifikasi, termasuk mobil listrik, untuk semakin dilirik oleh konsumen.
Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Ilham Pratama, mengatakan bahwa saat ini kendaran listrik dapat menjadi pilihan bagi masyarakat untuk mulai mempertimbangkan kendaraan yang lebih efisien dan berkelanjutan.
“Melihat kondisi saat ini, kendaraan EV hadir sebagai salah satu pilihan atau alternatif kendaraan yang lebih efisien dan berkelanjutan,” ujar Ilham kepada GridOto.com, Senin (6/4/2026).
Menurutnya, mobil listrik dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM sekaligus menekan biaya operasional kendaraan dalam jangka panjang.
Ia mencontohkan, penggunaan mobil listrik dapat memberikan efisiensi biaya energi yang cukup signifikan dibandingkan mobil berbahan bakar bensin.
“Mobil listrik dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi ketergantungan dengan BBM sekaligus menekan biaya operasional. Dari sisi biaya, penggunaan listrik jauh lebih ekonomis dibandingkan bensin,” jelasnya.
Sebagai gambaran, Ilham menyebut model Jaecoo J5 EV memiliki biaya pengisian daya sekitar Rp 3,5 juta per tahun.
Angka tersebut disebut bisa lebih hemat hingga sekitar Rp 18 juta dibandingkan penggunaan mobil berbahan bakar bensin dalam periode yang sama.
Baca Juga: JAECOO Catat Penjualan Ciamik di Pasar Eropa dan Asia Tenggara, Teknologi Ini Jadi Senjata
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR