GridOto.com - Penerapan kebijakan penghematan bahan bakar minyak (BBM) hari pertama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, belum menunjukkan dampak signifikan.
Nampak pada area parkir di sisi timur dan utara Kantor Pemkab Sumenep masih dipadati motor konvensional (8/4/2026).
Sejak pagi, deretan motor masih terlihat berjajar rapat dan hampir memenuhi seluruh lahan parkir yang tersedia.
Sementara itu, kendaraan ramah lingkungan seperti sepeda angin dan motor listrik masih tampak terbatas jumlahnya.
Samsul, salah satu petugas jaga di lingkungan Pemkab Sumenep, mengatakan kalau banyaknya kendaraan berbahan bakar minyak tidak sepenuhnya berasal dari aparatur sipil negara (ASN).
"Masih banyak memang kendaraan BBM, tapi itu tidak semuanya milik ASN Pemkab," ujarnya menukil TribunMadura.
Meski begitu, ia mengaku mulai melihat adanya perubahan di kalangan ASN.
Baca Juga: Cek Harga Honda CB150X April 2026, Pilihan Motor Touring dengan Efisiensi BBM 45 Km/Liter
Beberapa di antaranya mulai beralih menggunakan moda transportasi alternatif.
"Ada yang naik becak, turunnya di depan kantor. Ada juga yang pakai sepeda dan motor listrik, tapi masih sedikit," sebutnya.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR