GridOto.com - Gejolak yang terjadi di timur tengah tentu memicu beragam masalah seperti salah satunya adalah harga BBM dunia.
Berdasarkan data global tahun 2026, harga bensin termurah hingga termahal bisa terpaut lebih dari 100 kali lipat.
Hal ini tentu dipengaruhi oleh kebijakan subsidi, pajak, serta status negara sebagai produsen atau importir minyak.
Nah buat yang penasaran, berikut ini daftar beberapa negara dengan harga bensin paling murah hingga termahal.
Melansir globalpetrolprices, negara dengan harga bensin paling murah ditempati oleh Iran, dengan kisaran harga subsidi hanya sekitar Rp 500 per liter.
Namun perlu dicatat, pemerintah Iran menerapkan skema subsidi bertingkat untuk BBM.
Baca Juga: Ngeri, Harga BBM di Singapura Cetak Rekor Tertinggi Rp 45 Ribuan Per Liter
Dalam sistem ini, masyarakat mendapat jatah bensin dengan harga sangat murah, sekitar 15.000 rial per liter atau setara Rp 500–1.000.
Harga inilah yang sering beredar di media sosial.
Tapi kalau kuota subsidi habis, harga bensin akan naik menjadi dua hingga tiga kali lipat.
Meski begitu, harganya tetap tergolong murah dibandingkan banyak negara lain.
Di sisi lain, data internasional mencatat harga bensin Iran berada di kisaran 0,36 dolar AS per liter atau sekitar Rp 5.500–5.800.
Selain Iran, negara seperti Libya dan Venezuela juga menawarkan harga sangat murah karena subsidi besar dari pemerintah.
Selain itu, negara-negara dengan harga menengah diisi oleh Indonesia, Arab Saudi, dan Amerika Serikat.
Baca Juga: Bahlil Klaim Cadangan BBM Indonesia Berada di Atas Standar Minimum
Di Indonesia, harga BBM subsidi rata-rata berada di kisaran Rp 10.000 per liter, masih lebih murah ketimbang rata-rata harga global yang mencapai sekitar Rp 22.000 per liter.
Di sisi lain, harga bensin termahal ditemukan di wilayah dengan pajak tinggi dan tanpa subsidi, seperti Hong Kong yang menembus Rp 60.000 per liter.
Negara-negara Eropa seperti Belanda, Jerman, dan Inggris juga mencatat harga tinggi, yakni kisaran Rp 30.000 hingga Rp 40.000 per liter.
Perbedaan harga ini menunjukkan bahwa kebijakan energi setiap negara sangat menentukan harga BBM yang dibayar masyarakat.
Negara produsen minyak cenderung memberikan subsidi besar untuk menjaga harga tetap murah, sedangkan negara maju memilih mengenakan pajak tinggi untuk mengontrol konsumsi dan mendukung kebijakan lingkungan.
Kesimpulannya, meskipun semua negara mengacu pada harga minyak dunia yang sama, harga BBM di tingkat konsumen sangat dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah masing-masing.
Indonesia sendiri masih berada di kategori harga menengah, relatif lebih terjangkau kalau dibandingkan banyak negara lain di dunia.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR