Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Pasar Oli Kendaraan Masih Tumbuh, ADNOC Catat Kenaikan Penjualan

Wisnu Andebar - Minggu, 22 Maret 2026 | 19:38 WIB
Adnoc sebut penjualan pelumas tumbuh
Isal
Adnoc sebut penjualan pelumas tumbuh

GridOto.com - Pasar pelumas kendaraan di Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan, meski penjualan mobil sempat mengalami penurunan pada 2025.

Hal ini turut dirasakan oleh produk pelumas ADNOC yang dipasarkan di Indonesia melalui PT Garuda Petro Perkasa.

Direktur Sales and Marketing PT Garuda Petro Perkasa, Ismet Sebastian, mengatakan penjualan pelumas ADNOC tetap mencatat pertumbuhan karena kebutuhan perawatan kendaraan masih berjalan.

“Tetap, tetap naik. Dan seperti saya cerita, market share-nya itu tetap membesar. Cuma sebagian pasar otomotif sudah diisi oleh mobil listrik,” ujar Ismet saat ditemui di Jakarta Selatan, belum lama ini.

Menurutnya, pertumbuhan kendaraan di Indonesia masih terus terjadi setiap tahun, meskipun sebagian mulai diisi oleh kendaraan listrik.

Namun hal tersebut tidak serta-merta membuat kebutuhan pelumas menurun, karena populasi kendaraan bermesin konvensional masih sangat besar.

“Tapi kan tetap pertumbuhan kendaraan tiap tahun bertambah. Nah tapi sekian persen itu diisi oleh EV. Sama-sama mengisi lah kebutuhan kendaraan dengan diversifikasi jumlah penduduk,” jelasnya.

Selain itu, kendaraan lama yang masih digunakan masyarakat juga tetap membutuhkan perawatan rutin, termasuk penggantian oli mesin secara berkala.

Direktur Sales and Marketing PT Garuda Petro Perkasa, Ismet Sebastian
Wisnu/GridOto.com
Direktur Sales and Marketing PT Garuda Petro Perkasa, Ismet Sebastian

Ismet menilai faktor tersebut membuat pasar pelumas di Tanah Air masih memiliki peluang pertumbuhan yang cukup besar.

Baca Juga: Distribusi Pelumas ADNOC dari UEA Tersendat Konflik Geopolitik, Harga Belum Naik

“Kebutuhan kendaraan di Indonesia kan masih besar, akan tumbuh terus,” katanya.

Dari sisi kinerja bisnis, Ismet menyebut penjualan pelumas ADNOC di Indonesia juga mencatat pertumbuhan positif.

“Mungkin di atas 10 persen pertumbuhannya,” ungkapnya.

Meski demikian, pangsa pasar pelumas ADNOC di Indonesia saat ini masih relatif kecil dibanding pemain lain di industri pelumas nasional.

“Kita masih di bawah 1 persen market share untuk Indonesia,” tambah Ismet.

Untuk saat ini, ADNOC masih memfokuskan pemasaran pelumasnya pada sektor otomotif, khususnya kendaraan penumpang.

“Sekarang kita masih otomotif. Kita masih fokus otomotif,” jelasnya.

Ke depan, perusahaan juga berencana memperluas bisnis ke sektor lain, termasuk pelumas industri.

“Tapi ke depannya kita akan membuka divisi industri dan yang lain-lain,” lanjut Ismet.

Sementara untuk segmen otomotif sendiri, penjualan pelumas ADNOC di Indonesia saat ini masih didominasi oleh kendaraan roda empat.

“Saat ini, paling besar masih mobil,” pungkasnya.

Sebagai informasi, ADNOC merupakan perusahaan energi asal Uni Emirat Arab yang juga memproduksi pelumas kendaraan.

Di Indonesia, salah satu lini produk yang cukup dikenal adalah pelumas sintetik premium ADNOC Voyager untuk mobil dan motor.

Seperti Voyager Silver, Gold, hingga SPX yang diklaim menawarkan perlindungan mesin tinggi, stabilitas suhu, serta efisiensi bahan bakar.

Editor : Hendra

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa