Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Wajib Tahu, Kendaraan Ini Bakal Dilarang Melintas Saat Mudik, Ini Aturannya

M. Adam Samudra - Senin, 23 Februari 2026 | 16:48 WIB
Ilustrasi mudik pakai mobil
Kompas.com/Kristianto Purnomo
Ilustrasi mudik pakai mobil

“Sebenarnya para pengusaha angkutan barang tak perlu risau dengan kebijakan ini, toh ini kebijakan yang sudah menjadi hajatan setiap tahun,” jelasnya.

Ilustrasi pembatasan truk angkutan barang jelang Tahun Baru 2024
Korlantas.polri.go.id
Ilustrasi pembatasan truk angkutan barang jelang Tahun Baru 2024

Dari sisi keselamatan, pembatasan ini dinilai penting karena karakteristik truk besar yang melaju lambat di jalan tol.

“Mengingat angkutan barang selalu berjalan lambat, hanya kisaran 20-30 km per jam. Sangat lambat hal tersebut sangat mengganggu pergerakan trafik, apalagi di jalan tol,” paparnya.

Ia juga menyoroti kebiasaan truk yang kerap menggunakan lajur kanan.

“Angkutan barang selain lambat seringnya juga mengambil lajur kanan. Ini sangat berisiko, selain menghambat trafik, juga mengancam keselamatan pengguna jalan,” lanjutnya.

Berdasarkan analisa trafik Jasa Marga, keberadaan angkutan barang saat mudik Lebaran bisa mendistorsi pergerakan lalu lintas hingga 30 persen.

Meski begitu, pemerintah tetap memberikan pengecualian untuk angkutan logistik dan BBM, selama bukan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL).

Selain pembatasan angkutan barang, pemerintah juga menyiapkan diskon tarif tol sebesar 20–30 persen di sejumlah ruas, serta potongan harga tiket angkutan umum seperti kereta api, kapal laut, penyeberangan hingga pesawat.

Baca Juga: Dari Mobil hingga Motor, Ini Pilihan Ban Michelin Group untuk Mudik

Tak hanya itu, kebijakan Work From Anywhere (WFA) atau Flexible Working Arrangement (FWA) juga diterapkan pada 16–17 Maret untuk arus mudik dan 25–26 Maret untuk arus balik.

Tulus menekankan pentingnya sosialisasi jauh hari kepada pelaku usaha angkutan barang agar bisa melakukan mitigasi risiko bisnis.

“Ke depan, terkait pembatasan angkutan barang harus disosialisasikan jauh jauh hari ke operator, sehingga sektor angkutan barang bisa mengantisipasi dan memitigasi segala risiko dan dampak bisnis,” pungkasnya.

Dengan berbagai rekayasa lalu lintas tersebut, diharapkan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 bisa berjalan lebih lancar serta menekan angka kecelakaan dan fatalitas di jalan tol.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa