Mengacu pada Standard International Road Design, pemasangan lampu PJU jalan tol difokuskan pada area yang memiliki potensi risiko lebih tinggi, baik dari sisi keselamatan maupun keamanan.
Lampu penerangan jalan tol umumnya dipasang di:
- Daerah rawan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) atau black spot
- Mendekati gerbang tol
- Simpang susun (interchange)
- Ruas tol dalam kota.
Area-area tersebut membutuhkan pencahayaan tambahan karena memiliki intensitas lalu lintas tinggi, banyak aktivitas kendaraan keluar-masuk, serta risiko kecelakaan yang lebih besar.
Setiap pemasangan tiang lampu PJU jalan tol juga memiliki standar teknis.
Jarak minimum antar tiang lampu ditetapkan sekitar 30 meter, dengan tinggi tiang berkisar antara 12-13 meter.
Baca Juga: Sering Dikeluhkan Keras dan Berisik, Ini Alasan Jalan Tol Kini Banyak Dibeton
Penentuan jarak dan tinggi tiang lampu ini sangat berpengaruh terhadap kualitas pencahayaan yang dihasilkan, sehingga tetap memenuhi aspek keselamatan bagi pengguna jalan tol.
Selain dioperasikan secara manual oleh petugas, sistem penerangan jalan tol juga telah menggunakan teknologi Timer Switch.
Sistem ini memungkinkan lampu menyala dan padam secara otomatis sesuai waktu yang telah ditentukan oleh petugas operasional.
Penggunaan sistem otomatis tersebut bertujuan untuk menghemat energi listrik, sekaligus memastikan lampu menyala pada waktu yang memang dibutuhkan.
BPJT juga menyebutkan, saat ini cukup banyak lampu penerangan jalan tol yang sudah memanfaatkan tenaga surya.
PJU jenis ini menggunakan sinar matahari sebagai sumber energi utama, sehingga lebih ramah lingkungan dan efisien dari sisi operasional.
Pemanfaatan energi surya menjadi bagian dari upaya pengelola jalan tol dalam mendukung penggunaan energi terbarukan.
Lampu PJU jalan tol umumnya beroperasi pada malam hari, dengan waktu menyala dan padam yang telah ditetapkan. Umumnya sebagai berikut:
Menyala mulai pukul 18.00 WIB
Padam pada pukul 06.00 WIB
Pada jam operasional tersebut, tingkat pencahayaan dapat mencapai 100 persen, terutama di area yang membutuhkan visibilitas tinggi.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR