GridOto.com - Dalam mendukung pemasaran kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia, Jaecoo menyiapkan strategi layanan purnajual yang lengkap.
Mencakup program garansi, ketersediaan suku cadang, hingga pengembangan jaringan bengkel resmi di berbagai daerah.
Strategi tersebut dinilai penting seiring karakter teknologi PHEV yang lebih kompleks dibandingkan kendaraan bermesin konvensional.
Head of Aftersales Jaecoo Indonesia, Bayu Agus Mustofa, mengatakan bahwa keputusan konsumen membeli PHEV tidak hanya didasarkan pada produk, tetapi juga kepastian layanan setelah kendaraan digunakan.
“Bagi konsumen, membeli PHEV itu adalah investasi teknologi yang kompleks. Karena itu, aftersales dan ketersediaan komponen menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan,” ujar Bayu kepada GridOto.com belum lama ini.
Sebagai bentuk komitmen purnajual, Jaecoo memberikan program garansi jangka panjang untuk lini PHEV-nya.
Mesin dibekali garansi hingga 10 tahun atau 1.000.000 kilometer, sementara komponen tegangan tinggi seperti baterai mendapatkan garansi selama 8 tahun.
“Garansi ini kami berikan untuk menunjukkan durabilitas komponen, sekaligus memberikan ketenangan bagi konsumen, terutama terkait komponen bertegangan tinggi yang nilainya paling besar di kendaraan PHEV,” kata Bayu.
Selain itu, Jaecoo juga menawarkan program Lifetime Maintenance untuk varian flagship tertentu, seperti J8 SHS ARDIS pada periode khusus.
Baca Juga: Siap Tambah Model PHEV Baru di 2026, Jaecoo Kasih Sinyal Kuat
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR