Program tersebut mencakup layanan perawatan suku cadang dan jasa seumur hidup sebagai bagian dari strategi menjaga loyalitas konsumen.
Isu lain yang menjadi perhatian adalah ketersediaan suku cadang. Bayu mengakui, mobil PHEV memiliki banyak komponen yang bersifat spesifik dan tidak bisa disubstitusi dengan komponen mobil bermesin bensin biasa.
“Kami sudah menyiapkan standar ketersediaan spare part di dealer, terutama untuk kebutuhan perawatan rutin dan komponen yang sering terdampak kecelakaan seperti bumper, headlamp, dan radiator,” jelasnya.
Untuk memastikan pasokan komponen yang jarang dibutuhkan tetap aman, Jaecoo bekerja sama dengan mitra logistik global dan mengelola gudang suku cadang terpusat.
Langkah ini ditujukan agar kebutuhan konsumen dapat terpenuhi tanpa waktu inden yang panjang.
Dari sisi layanan, Jaecoo juga menekankan kesiapan sumber daya manusia.
Sistem Super Hybrid System (SHS) yang digunakan pada kendaraan PHEV Jaecoo memiliki tingkat kompleksitas tinggi, sehingga penanganannya memerlukan teknisi dengan keahlian khusus.
“Setiap dealer Jaecoo wajib memiliki teknisi yang sudah tersertifikasi untuk menangani sistem tegangan tinggi dan manajemen energi PHEV. Dealer juga kami lengkapi dengan peralatan diagnosa khusus yang tidak dimiliki bengkel umum,” ujar Bayu.
Hingga awal 2026, Jaecoo terus memperluas jaringan layanan dengan target mencapai 80 dealer di seluruh Indonesia.
Kehadiran bengkel resmi di berbagai kota disebut menjadi bagian dari upaya memberikan kepastian layanan bagi konsumen.
“Pesan yang ingin kami sampaikan sederhana, kami ada ketika mobil konsumen membutuhkan penanganan,” ucapnya.
Di luar jaringan dealer, Jaecoo juga menyiapkan layanan Service Point dan Outreach Services untuk menjangkau konsumen di luar cakupan bengkel resmi.
Melalui program ini, teknisi dari dealer penjual akan mendatangi rumah konsumen tanpa dikenakan biaya.
Saat ini, Jaecoo memasarkan dua model PHEV di Indonesia, yakni J7 SHS dengan harga Rp 499,9 juta dan J8 SHS yang dibanderol Rp 818 juta on the road (OTR) Jakarta.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR