Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Jangan Egois, Melaju Kayak Keong di Jalan Tol Bisa Picu Phantom Traffic

Irsyaad W - Selasa, 6 Januari 2026 | 10:00 WIB
Patuhi batas kecepatan di jalan tol
Trybowo Laksono
Patuhi batas kecepatan di jalan tol

GridOto.com - Pengemudi jangan egois ketika melaju di jalan tol.

Atur kecepatan mobil sesuai aturan yang berlaku, jangan melaju kayak keong karena bisa memicu Phantom Traffic.

Yup, melaju terlalu lambat di jalan bisa mengakibatkan Phantom Traffic alias tiba-tiba macet, tapi tidak ada apa-apa.

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) menjelaskan, salah satu penyebab phantom traffic adalah pengemudi yang jalan terlalu lambat, tidak sesuai dengan kondisi lalu lintas.

"Jadi perilaku orang yang kecepatannya terlalu pelan dibandingkan dengan arus lalu lintas. Itu akan menyebabkan kemacetan karena dia juga melaju pelan di lajur yang salah," kata Jusri, (4/1/26) menyitat Kompas.com.

Harus dipahami, jalan tol punya batas kecepatan minimum 60 Kilometer Per Jam (Kpj) dan maksimum sekitar 80 Kpj sampai 100 Kpj.

Pengemudi yang melaju di 60 Kpj tapi berada di lajur cepat, bisa menyebabkan perlambatan yang masif.

Baca Juga: Mata-mata Kecepatan Mobil di Jalan Tol Makin Canggih, Pelaku Langsung Ditampilkan ke Layar Besar

Rambu batas kecepatan di jalan tol
F Yosi/Otomotifnet
Rambu batas kecepatan di jalan tol

"Perlambatan masif akan mengakibatkan phantom traffic. Ini yang jadi biang kerok dari stresnya orang, peluang kecelakaan, pengemudi ugal-ugalan, ya macam ini," papar Jusri.

Makanya saat orang lain mau menyalip kendaraan yang pelan tapi di lajur kanan, akhirnya pakai lajur lambat.

Karena dibiasakan, akhirnya jadi perilaku, yang lambat tidak ditindak, yang kencang jadi sering pakai lajur sebelah kiri.

"Seharusnya pengemudi bisa melaju sesuai dengan kondisi yang ada dan tahu menempatkan di mana dia harus berada," tutur Jusri.

Jusri menjelaskan, saat pengemudi paham untuk menyesuaikan kecepatan dan posisi, maka kondisi jalan tol bisa tetap lancar.

Tapi memang perlu dilakukan edukasi sejak awal, sebelum bisa mengemudi bahkan terkait pemahaman berlalu lintas.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa