Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

motor bekas

Ternyata Setelah Bore Up Motor Injeksi Juga Perlu Lakukan Hal Ini

ARSN - Minggu, 4 Januari 2026 | 23:00 WIB
Ilustrasi Bore up motor bekas injeksi.
Ryan/Gridoto
Ilustrasi Bore up motor bekas injeksi.

"Misalnya saat bore up tapi masih pakai injector standar itu rata-rata AFR-nya jadi 14:1 atau terlalu kering," papar Anggi

"Enggak hanya injector, pergantian noken as dengan profil lebih tinggi dan durasi lebih panjang misalnya itu juga akan memengaruhi nilai AFR," jelasnya saat ditemui di Jalan Kemang Raya No.32, Kalibaru, Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Menurut Anggi, kondisi AFR yang kering atau tidak sesuai dengan kebutuhan mesin akan membuat hasil bore up motor injeksi enggak maksimal.

"Kalau AFR kekeringan nanti peak power (tenaga puncak motor) juga enggak maksimal," wanti Anggi.

Oleh karena itu, perlu dilakukan remap ECU bawaan motor agar kebutuhan mesin akan bahan bakar terpenuhi.

"Hal ini agar AFRnya disesuaikan lagi dengan kebutuhan mesin," sarannya.

"Saat remap ECU nanti akan dicari AFR Ideal, umumnya ada di 12,5:1 sampai 12,8:1, selebihnya paling tinggal geser limiter (RPM limit)," tutup Anggi.

Itulah dia gaes, kenapa motor bekas injeksi yang sudah di bore up perlu di remap ECU.

Baca Juga: Jangan Tunggu Overheat, Air Radiator Motor Bekas Wajib Dikuras Tiap Kilometer Segini

Editor : ARSN

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa