GridOto.com - Berkendara motor butuh konsentrasi tinggi untuk mengantisipasi gagal fokus.
Namun konsentrasi kadang turun saat energi terkuras, apalagi saat menjalankan puasa ramadan.
Perubahan pola makan dan jam istirahat selama Ramadan dapat mempengaruhi konsentrasi, refleks serta daya tahan tubuh.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan apabila pengendara tidak mampu menjaga fokus dan mengendalikan diri di jalan raya.
Instruktur Safety Riding Center mengungkapkan bahwa waktu rawan kecelakaan selama Ramadan umumnya terjadi menjelang waktu berbuka puasa, ketika banyak pengendara terburu-buru ingin segera tiba di rumah.
Situasi lalu lintas yang padat, ditambah kondisi fisik yang menurun, dapat memicu pengambilan keputusan yang kurang tepat di jalan.
Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, menyampaikan saat berpuasa, tubuh mengalami perubahan ritme energi yang dapat mempengaruhi fokus berkendara.
Baca Juga: Tubuh Bukan Robot, Begini Cara Atur Istirahat saat Touring Jauh Naik Motor
"Karena itu, penting bagi pengendara untuk lebih sabar, mengatur waktu perjalanan dan tidak memaksakan diri ketika kondisi tubuh tidak prima. Keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama, terlebih di bulan Ramadan yang penuh makna ini." tutur Ludhy dari siaran resminya, (20/2/26).
Ibadah puasa tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan keselamatan. Justru di bulan penuh berkah ini, keselamatan harus semakin diutamakan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri dan keluarga.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR