GridOto.com - Gencarnya Yamaha Indonesia menghadirkan berbagai lini sparepart baru, terbukti memberi dampak positif terhadap kinerja bisnis aftersales.
Sepanjang 2025, Yamaha tercatat merilis produk aftersales baru mulai dari oli resmi, aksesori genuine, hingga apparel kolaborasi.
PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menegaskan bahwa penjualan sparepart menjadi salah satu penopang penting bisnis perusahaan tahun ini, sekaligus mencerminkan hubungan timbal balik yang sehat antara Yamaha dan konsumennya.
“Aftersales berperan penting terhadap Yamaha, bukan hanya karena kinerja bisnis tapi juga membuktikan mutualisme yang positif antara Yamaha dengan konsumen,” ujar Rifki Maulana, Public Relation, YRA & Community YIMM kepada GridOto.com, Minggu (4/1/2026).
Menurut Rifki, fokus Yamaha di sektor aftersales tidak hanya soal penjualan, tetapi juga menjaga kepuasan konsumen melalui pelayanan, ketersediaan suku cadang, hingga waktu tunggu yang singkat, termasuk untuk komponen slow moving.
“Kami selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik, ketersediaan suku cadang, bahkan waktu tunggu singkat untuk slow moving parts yang sedang tidak tersedia. Sehingga konsumen merasa puas dan kendaraan yang dipakai juga dalam kondisi terawat untuk pemakaian jangka panjang,” jelasnya.
Sepanjang 2025, Yamaha memang terbilang agresif memperluas portofolio produk aftersales.
Dimulai dari peluncuran oli full synthetic premium Yamalube 'TURBO' Matic pada Januari, disusul Yamalube Power XP Matic di pertengahan tahun.
Hingga berbagai apparel dan aksesori lifestyle yang diperkenalkan di IMHAX 2025.
Beberapa di antaranya apparel hasil kolaborasi dengan brand lokal seperti jaket performance dari Prostreet, riding jacket Rabbit & Wheels, hingga hoodie dan jacket MAX Prostreet Mark II.
Selain itu, Yamaha juga menghadirkan beragam aksesori resmi seperti Performance Damper untuk XMAX, NMAX, dan Aerox.
Perluasan lini produk tersebut dinilai langsung memperluas segmen dan target bisnis Yamaha di sektor sparepart.
Baca Juga: Ada Vario 125 Street, Begini Respons Yamaha Soal Skutik Setang Telanjang
“Dengan hadirnya lini baru produk-produk tersebut memperluas segmen dan target bisnis Yamaha,” kata Rifki.
Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa kontribusi penjualan sparepart masih didominasi oleh kebutuhan dasar konsumen.
“Untuk spareparts masih didominasi fast moving untuk perawatan rutin dan aksesoris untuk upgrade penampilan,” ungkapnya.
Dari sisi distribusi, jaringan dealer resmi Yamaha masih menjadi tulang punggung penjualan sparepart nasional.
“Penjualan sisi aftersales memang mengalami peningkatan dan kontribusi terbesarnya dari jaringan spareparts dealer kami,” lanjut Rifki.
Tren positif ini membuat Yamaha optimistis menatap tahun 2026.
Perusahaan berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan bisnis sparepart dengan tetap aktif mempromosikan produk lama maupun baru, sekaligus menguatkan pendekatan ke konsumen lewat berbagai aktivitas kolaboratif.
“Strategi kami di tahun ini kami akan terus mempromosikan lini produk, baik yang baru maupun existing, dan juga berkolaborasi dalam aktivitas campaign kami,” tutupnya.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR