Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Bantah Sunat Kompensasi, Dishub Sebut Sopir Angkot Bogor Beri Uang Keikhlasan

Ferdian - Minggu, 6 April 2025 | 13:00 WIB
Dishub bantah menyunat uang kompensasi sopir angkot Bogor, sebut kalau itu adalah uang keikhlasan dari sopir
Tribunnews.com/Fersianus Waku/TribunnewsBogor.com/Muammarudin Irfani
Dishub bantah menyunat uang kompensasi sopir angkot Bogor, sebut kalau itu adalah uang keikhlasan dari sopir

GridOto.com - Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih angkat bicara terkait pemotongan uang kompensasi sopir angkot Bogor.

Dadang menyebut uang yang diberikan kepada Kelompok Koperasi Serba Usaha (KKSU) itu, awalnya adalah bentuk keikhlasan dari para sopir sendiri.

"Tadinya sopir memberikan seikhlasnya ke KKSU, tetapi kemudian berkembang, ada pemotongan Rp 200.000," kata Dadang saat ditemui di Pos Dishub Gadog, Puncak Bogor, Jumat (4/4/2025) dikutip Kompas.com.

Dadang mengatakan, informasi yang meluas di media sosial itu hanya miskomunikasi saja.

"Terkait informasi yang di luar yang simpang siur dalam artian dari mulai Organda, Dishub, dengan KKSU, dan pemilik kendaraan kita sudah sepakat bahwa yang tersampaikan oleh kemarin di sampaikan ke Gubernur (Dedi Mulyadi) itu sama sekali tidak benar. Hal ini karena miskomunikasi," ujarnya.

Dishub pun mengeklaim telah menuntaskan persoalan tersebut dengan membantu proses pengembalian uang yang sempat dipotong.

Total dana sebesar Rp 11,2 juta yang sebelumnya dikumpulkan dari para sopir telah dikembalikan sepenuhnya.

"Sekarang hari ini kita sudah saksikan semua bahwa yang potongan Rp200.000, Rp100.000, dan Rp50.000, yang jumlahnya Rp11,2 juta sudah diserahkan kembali ke sopir."

Baca Juga: Sudah Dikembalikan, Dishub Klarifikasi Soal Uang Kompensasi Sopir Angkot yang Disunat

"Ini murni dari KKSU langsung yang kemarin ada pungutan itu ternyata itu uang keikhlasan dari sopir," ujar Dadang.

Sebelumnya, Sekretaris DPC Organda Kabupaten Bogor, Haryandi, juga membantah jika adanya pemotongan uang kompensasi untuk sopir angkot.

"Itu tidak benar adanya, tetapi betul ada anggota kami di lapangan menerima sejumlah uang sebagai ucapan terima kasih, yang sifatnya seikhlasnya dari beberapa para pengurus paguyuban atau komunitas," ujarnya di Simpang Gadog, Kamis (3/4/2025), dikutip dari TribunnewsBogor.com.

Haryandi mengungkapkan, uang yang terhimpun sebagai ucapan terima kasih tanpa dipatok dari para sopir angkot tersebut berjumlah Rp 3,2 juta.

Ia pun menegaskan jika dalam menghimpun uang tersebut tanpa ada paksaan dan juga tidak semua sopir angkot memberikan kontribusinya.

Sementara itu, ia menjelaskan imbalan tersebut diberikan sebagai ucapan terima kasih karena timnya telah membantu proses pendataan dalam waktu singkat setelah kebijakan itu diambil.

"Sekali lagi kami dari Organda Kabupaten Bogor menyatakan bahwa hal pemotongan itu tidak benar adanya, tetapi hanya menerima imbalan terima kasih sesuatu yang sekali lagi sifatnya sukarela," katanya.

Editor : Dida Argadea

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa