Bobot Mitsubishi Xpander AP4 Terpangkas Hingga Ratusan Kilogram, Ini Penjelasan Rifat Sungkar

Wisnu Andebar - Minggu, 11 Agustus 2019 | 15:55 WIB
Rifat Sungkar dan co-driver Muhammad Redwan membawa misi khusus ikut reli di Selandia Baru pakai Mitsubishi Xpander
Rifat Sungkar dan co-driver Muhammad Redwan membawa misi khusus ikut reli di Selandia Baru pakai Mitsubishi Xpander

GridOto.com - Pereli Rifat Sungkar bersama Xpander Rally Team (XRT) akan mengikuti reli kelas AP4 di Selandia Baru pada 16 hingga 17 Agustus 2019.

Menggunakan Mitsubishi Xpander AP4, Rifat akan berlaga di event NZRC Goldrush Rally of Coromandel di Moewai Park Whitianga, Selandia Baru.

Rifat menjelaskan, konsep reli AP4 secara keseluruhan boleh dibangun di atas dasar mobil apapun, biasanya menggunakan basic mobil hatchback.

(Baca Juga: Pakai Mitsubishi Xpander, Kenapa Rifat Sungkar Pilih Reli Selandia Baru?)

Nah menariknya, Xpander yang dikemudikan Rifat bakal menjadi multi purpose vehicle (MPV) pertama yang mengikuti ajang reli.

Jika dibandingkan mobil hatchback, Xpander tentu memiliki wheelbase yang lebih panjang.

Namun, hal itu bukan masalah. Karena menurut dia yang paling penting dari kompetisi itu bukan ukurannya, tapi power to weight ratio.

(Baca Juga: Ikut Reli di Selandia Baru, Rifat Sungkar Manfaatkan Wheel Base Panjang Mitsubishi Xpander)

"Xpander standar begitu ditimbang 1.780 kilogram, begitu jadi mobil reli jadi 1.230 kilogram. Jadi sebenarnya tidak ada problem untuk power to weight ratio," ujarnya di Jakarta kepada media beberapa waktu lalu.

Di bagian mesin, sudah dilakukan swap engine pakai milik Mitsubishi Lancer Evolution X yang kapasitasnya diturunkan menjadi 1600 cc.

"1.600 cc dengan bobot 1.230 kg, terkejar," tambahnya.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X