Pasalnya sokbreker akan terasa seperti menendang balik atau terpantul dengan cepat setelah melakukan redaman.
Ini yang membuat perut pemotor menjadi terasa terkocok, apalagi saat lewat jalan yang rusak atau bergelombang.
Baca Juga: Ban Bawaan Motor Honda Mendadak Dicari Bikers, Lebih Awet dari Ban Lain?
Untuk yang menggunakan sok aftermarket yang memiliki pengaturan rebound, atur rebound sokbreker menjadi lebih lambat.
Tujuannya agar pantulan balik sokbreker setelah mendapatkan beban menjadi tidak terlalu cepat.
Bukan cuma bisa terjadi di sokbreker yang full adjustable, rebound sok bermasalah juga bisa terjadi di sokbreker bawaan motor yang tidak memiliki pengaturan manual.
Bedanya, di sokbreker bawaan berarti hal itu menandakan sudah terjadinya kerusakan dan sok perlu diservis atau diganti baru.
Makanya, jika kalian sering mengalami perut mual saat motoran di jalan yang kurang rata, coba cek kondisi sokbrekernya.