Mengenal Ojek Setan di Gunung Sumbing, Sensasi Naik Motor Trail Bonceng Depan

Ferdian - Minggu, 5 Juli 2026 | 12:35 WIB

Ojek setan gunung Sumbing

"Ya nanti para pendaki akan diantar sampai pos satu. Sampai Pos 1 itu Rp 30.000," ujar Dzikroni. Tarif tersebut dinilai sangat sepadan dengan medan berat yang harus ditaklukkan.

Meski namanya terdengar liar, operasional Ojek Setan dikelola secara profesional dan memiliki aturan ketat yang terpampang di basecamp.

Layanan ini dibagi menjadi tiga sesi, termasuk sesi tektok dini hari (00.00–05.00 WIB) bagi pendaki yang mengejar momen sunrise.

Ada pula penyesuaian tarif berdasarkan bobot penumpang demi keselamatan berkendara di tanjakan ekstrem.

"Selain itu, penumpang dengan berat badan di atas 70 kilogram akan dikenakan biaya tambahan sebagai bentuk penyesuaian terhadap beban kendaraan saat melintasi jalur menanjak," ungkap Kades.

Secara internal, para pengemudi juga terikat kode etik.

Mereka dilarang saling menyalip atau memacu kecepatan di area perkampungan demi kenyamanan warga sekitar.

Selain itu mereka juga dilarang ngebut ketika memasuki area pemuiman warga.

Kini, Ojek Setan tidak hanya mempermudah mobilitas petani lokal, tetapi juga menjadi ikon wisata yang mendongkrak ekonomi warga Desa Butuh. Dzikroni pun mengajak siapa saja untuk datang dan mencoba langsung sensasi transportasi unik ini.

"Yang mau merasakan sensasinya ayo silakan datang kami tunggu," pungkasnya.

YANG LAINNYA