Baru Seminggu Pasca Diservis, Setengah Badan Aerox Berakhir Dikunyah Api

Ferdian - Jumat, 26 Juni 2026 | 16:30 WIB

Yamaha Aerox terkuliti api hingga sisa ban dan knalpot belakang. Berawal kaki pengendara panas saat melaju di jalan

GridOto.com - Yamaha Aerox sisa kerangka usai diserbu api dadakan.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Lawu, tepatnya di Kampung Cerbonan, Kelurahan Cangakan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Kamis (25/6/2026).

Sebelum timbul percikan api sampai hangus, motor itu dipakai pemiliknya untuk kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri di Solo Raya.

Hal itu disampaikan Sevtana Yenza Subagyo (19), pemilik motor yang hangus terbakar itu.

Menukil TribunSolo.com, Sevtana mengatakan saat itu selesai kuliah dan hendak pulang ke rumahnya di Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar pukul 13.00 WIB.

Ia mengaku sempat berhenti sebentar di Alun-alun Karanganyar sebelum melanjutkan perjalanan ke lokasi kejadian.

Hingga pukul 13.30 WIB, api mulai muncul dan membakar motornya.

"Awal mula saya tadi siang jam 1 siang dari kampus UNS buat pulang kuliah, sampai di Alun-alun Karanganyar berhenti sebentar, kemudian langsung jalan, hingga pukul 13.30 WIB kebakaran itu pun terjadi," kata Sevtana kepada TribunSolo.com melalui sambungan telepon, Kamis (25/6/2026).

Baca Juga: Gejala Awal Sebelum Modul ABS Motor Terbakar, Muncul Tanda-tanda Ini

Sevtana mengatakan, saat sampai di lokasi kejadian, kakinya terasa panas.

Lantas, tiba-tiba api mulai muncul di dasbor motornya.

"Kaki terasa panas dan api tiba-tiba muncul di dasbor, lalu mesin motor mati, tetapi motor masih bisa berjalan," katanya.

Ia mengatakan, saat melihat api mulai melahap motor, kendaraan itu langsung ditepikan.

Setelah itu, dia mencari bantuan kepada masyarakat sekitar.

"Kondisi jalan itu lumayan ramai, tetapi di sekeliling tidak ada orang yang berada di luar, jadi butuh beberapa waktu untuk mendapatkan bantuan," katanya.

Ia mengaku motor itu baru keluar dari bengkel satu minggu yang lalu.

Motor tersebut sebelumnya masuk bengkel selama dua minggu.

Baca Juga: Usai Insiden Motor TerbakarTak Boleh Pakai APAR, Layanan SPBU di Semarang Ini Tutup 2 Hari

"Sebelumnya motor saya habis dari bengkel seminggu yang lalu. Dua minggu sebelumnya motor sudah masuk ke bengkel. Ternyata banyak kerusakan sehingga diperbaiki selama dua minggu," ungkapnya.

Ia menuturkan, motor itu sudah dipakai sejak 2017 dalam kondisi baru.

Dirinya menjelaskan, motor tersebut sebelumnya digunakan ibunya untuk berangkat mengajar.

"Motor ini dibeli sejak 2017 dalam kondisi baru. Motor ini awalnya digunakan ibu saya, namun karena saya kuliah di UNS, saya gunakan untuk berangkat kuliah ke UNS," tutur dia.

Dia mengaku belum memiliki rencana setelah motor itu hangus terbakar.

Putri dari Tri Subagyo (44) dan Sulastri (39) itu kini masih berpikir langkah ke depan terkait sarana transportasi menuju tempat kuliahnya di Program Studi Ilmu Lingkungan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNS.

"Pasca kejadian ini, saya belum tahu akan diapakan karena kondisinya hancur. Termasuk untuk kuliah, saya juga belum kepikiran," pungkas dia.

YANG LAINNYA