GridOto.com - Bikers jarang yang sadar kalau posisi tubuh saat berkendara punya peran penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan.
Banyak bikers yang cuma berfokus pada kondisi motor, dan juga perlengkapan berkendara atau riding gear-nya saja.
Padahal, posisi tubuh saat berkendara penting juga untuk menjaga kenyamanan, konsentrasi, sekaligus mengurangi risiko celaka.
Menurut Agus Sani, Head of Safety Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS), masih banyak pengendara yang tanpa sadar memiliki posisi berkendara kurang tepat, seperti duduk membungkuk, bahu tegang, atau kaki yang tidak berada pada posisi semestinya.
Padahal, kebiasaan tersebut dapat membuat tubuh lebih cepat lelah sehingga konsentrasi saat berkendara ikut menurun.
Baca Juga: Cari Aman, Ini Tips Berkendara dan Merawat Motor di Musim Hujan
"Posisi berkendara membantu menjaga keseimbangan, meningkatkan kenyamanan, serta membuat pengendara lebih siap menghadapi berbagai situasi. Karena itu, budaya #Cari_Aman perlu dimulai dari kebiasaan sederhana," ujar Agus Sani.
Berikut lima poin penting agar posisi berkendara tetap ideal yang bisa diterapkan menurut Agus.
Pertama, saat berkendara disarankan selalu melihat jauh ke depan untuk mengantisipasi kondisi lalu lintas, bukan terus-menerus melihat panel instrumen atau ke arah bawah.
Kedua, posisi bahu sebaiknya dibuat rileks dan siku sedikit menekuk agar tangan lebih leluasa saat mengendalikan motor maupun bermanuver.
Poin ketiga, posisi tangan sebaiknya menggenggam menggunakan seluruh jari agar kontrol terhadap motor tetap maksimal.
Pengendara juga disarankan tidak membiasakan jari terus menempel pada tuas rem saat motor melaju karena dapat mengurangi kenyamanan dan kontrol.
Baca Juga: Mau Kalem atau Agresif, Inilah 8 Pilihan Warna Honda Vario Evo 160
Keempat, tubuh idealnya duduk tegak namun tetap rileks, dengan pinggul bertumpu sempurna di atas jok.
Hindari posisi membungkuk karena membuat otot lebih cepat lelah saat perjalanan jauh.
Terakhir adalah posisi kaki, untuk motor skutik, kaki sebaiknya lurus ke depan dan rapat di dek.
Sedangkan pada motor bebek dan sport, kaki harus selalu berada di pijakan kaki.
Khusus motor sport, lutut juga dianjurkan menjepit ringan tangki bensin agar posisi berkendara lebih stabil.
"Ketika posisi berkendara sudah benar, tubuh tidak mudah mengalami kelelahan. Otot bekerja lebih optimal, pengendara lebih nyaman, dan konsentrasi dapat terjaga lebih lama," tutupnya.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR