Belasan SPBU di Bogor dan Depok Ditipu Remaja 17 Tahun, Modus Bawa Mercy dan Fortuner Pinjaman

Irsyaad W - Selasa, 2 Juni 2026 | 13:30 WIB

Ilustrasi SPBU Pertamina

GridOto.com - Belasan SPBU Pertamina di Bogor dan Depok, Jawa Barat ditipu remaja inisial R usai 17 tahun.

Modus yang dipakai pelaku selalu membawa mobil hasil pinjaman teman, yakni Mercedes-Benz (Mercy) dan Toyota Fortuner.

Namun kejahatan pelaku akhirnya terungkap dan Ia ditangkap Polisi saat beraksi di SPBU Jalan Raya Narogong, desa Limusnunggal, Cileungsi, kabupaten Bogor, (30/5/26).

Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison mengatakan, Mercy dan Fortuner yang digunakan pelaku bukan miliknya.

"Mobil dipinjam ke temannya, temannya tidak tahu. Bahkan temannya sekarang melaporkan dia karena merasa dirugikan," kata Edison, (1/6/26) melansir Kompas.com.

"Baik pemilik mobil Mercy maupun Fortuner, keduanya datang ke sini untuk buat laporan," jelas Edison.

Kasus ini terungkap setelah operator SPBU melaporkan dugaan penipuan pada 19 Mei 2026.

Saat itu, pelaku datang menggunakan Mercedes-Benz dan melakukan transaksi pembelian BBM sekaligus tarik tunai.

Menurut Edison, pelaku sempat lolos dalam dua aksinya.

"Pertama di tanggal 19 menggunakan mobil Mercy malam hari dan sudah dua kali lolos, modusnya tarik tunai, kalau di pom bensin bisa sekalian isi bensin dan tarik tunai. Dia sudah berulang kali melakukan transaksi seperti itu," ujar Edison.

Baca Juga: Dua Pemuda Bawa Truk Boks Hino Terancam Denda Rp 60 Miliar, Barang Bukti Sangat Kuat

Pelaku diduga menunjukkan bukti transfer palsu yang telah dimanipulasi sehingga terlihat seolah-olah uang telah masuk ke rekening tujuan.

Operator yang tidak langsung memeriksa rekening baru menyadari penipuan setelah pelaku meninggalkan lokasi.

Pada aksi berikutnya, pelaku datang menggunakan Toyota Fortuner dengan pelat nomor polisi palsu.

Operator SPBU yang sudah mengetahui aksi pelaku sebelumnya kemudian menghubungi polisi.

"Operator (SPBU) telepon ke kita, kita langsung ke lokasi, intai, begitu transaksi, kita sergap. Kita tanya pelat nomor, ternyata palsu, dan mobilnya mobil pinjam," papar Edison.

Saat ditangkap, polisi turut mengamankan Fortuner yang digunakan pelaku beserta pelat nomor palsu.

"Ya, pelaku diamankan berikut mobil. Mobilnya kita amankan, berikut pelaku, berikut pelat palsu itu," ujar Edison.

Dari hasil pemeriksaan, R mengaku telah menjalankan aksi penipuan dengan bukti transfer palsu di sekitar 10 SPBU.

Lima lokasi berada di wilayah Cileungsi, dua di Jonggol, serta masing-masing satu di Bogor Kota, Depok, dan Leuwiliang.

Edison mengatakan, pelaku beraksi seorang diri dan tidak tergabung dalam sindikat.

Baca Juga: Perampokan di SPBU Bekasi, Lima Pegawai Disekat Incar Uang Tunai Rp 130 Juta

Tak hanya menggunakan mobil pinjaman, pelaku juga sempat menyamar memakai seragam sekolah saat beraksi di salah satu SPBU di Bogor Kota.

"Bahkan dia nyamar pakai pakaian seragam sekolah waktu yang di Bogor Kota," terang Edison.

Polisi menyebut kerugian yang tercatat dalam laporan sementara saat ini mencapai Rp 2 juta dari kasus di SPBU Jalan Raya Narogong.

"Kerugian yang kita tangani sekarang yang ada di laporan kita Rp 2 juta yaitu yang di pom bensin di Jalan Narogong. Yang lainnya mungkin menyusul, mereka antre buat laporan," tandas Edison.

Polisi memperkirakan jumlah korban maupun nilai kerugian akan bertambah seiring munculnya laporan dari pengelola SPBU lain yang mengaku menjadi korban aksi pelaku.

YANG LAINNYA